Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPeristiwa

Diduga Rem Blong, Fuso Hantam Tebing di Pandaan: Dua Orang Tewas Terjepit

×

Diduga Rem Blong, Fuso Hantam Tebing di Pandaan: Dua Orang Tewas Terjepit

Sebarkan artikel ini

PASURUAN || JDN – Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit truk Fuso terjadi di Desa Bulukandang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (12/5/2026) malam. Insiden tragis yang diduga dipicu oleh kegagalan sistem pengereman ini mengakibatkan dua orang tewas di lokasi kejadian setelah terjepit kabin kendaraan yang ringsek.

​Kecelakaan bermula saat truk bermuatan berat tersebut melintasi jalur turunan panjang setelah melewati tanjakan curam di wilayah Bulukandang. Kendaraan diduga kehilangan kendali saat melaju di jalan menurun, hingga akhirnya oleng ke sisi kiri dan menghantam tebing tanah tepat di dekat sebuah pohon asem besar.

​Saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa sopir truk sempat berupaya memberikan peringatan kepada pengguna jalan lain sebelum benturan hebat terjadi.

​“Saya lihat truk itu habis naik tanjakan lalu turun sangat kencang. Klaksonnya bunyi terus tanpa henti. Pengendara lain langsung minggir karena tahu ada kendaraan tidak terkendali. Tidak lama kemudian truk oleng ke kiri dan langsung menghantam tebing tanah,” ujar salah seorang saksi di lokasi.

​Kerasnya benturan menyebabkan kabin depan truk hancur total. Kondisi besi kabin yang melengkung parah membuat proses evakuasi kedua korban berjalan sangat sulit dan dramatis. 

Bahkan, salah satu jenazah korban sempat tergelincir ke saluran drainase (got) di pinggir jalan saat petugas berupaya mengeluarkan tubuhnya dari himpitan logam.

​Warga setempat secara spontan melakukan aksi gotong royong membantu petugas Kepolisian dan tim evakuasi di lapangan.

​“Warga ramai-ramai membantu petugas. Ada yang masuk ke got untuk membantu mengangkat korban. Prosesnya cukup lama karena kabin benar-benar hancur dan tertutup tanah di bagian depan,” ungkap warga yang turut membantu proses penyelamatan.

​Untuk mempermudah ruang gerak tim evakuasi, petugas mengerahkan dua unit forklift dan dua unit Jeep guna menarik badan truk yang menempel rapat pada tebing tanah.

​Berdasarkan hasil olah TKP awal, pihak kepolisian menduga kuat bahwa kecelakaan disebabkan oleh rem blong. Kontur jalan di Desa Bulukandang yang memiliki karakteristik turunan tajam dan panjang memang menjadi tantangan berat bagi kendaraan bertonase besar.

​Kapolsek Pandaan yang memimpin langsung pengamanan di lokasi menyatakan bahwa pihaknya tengah mendalami kondisi teknis kendaraan tersebut.

​“Kami mengimbau seluruh pengemudi kendaraan berat agar selalu memastikan kondisi rem dan komponen keselamatan kendaraan benar-benar layak sebelum beroperasi, terutama saat melintasi jalur tanjakan dan turunan ekstrem,” tegas Kapolsek Pandaan.

​Hingga berita ini diturunkan, kedua korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi. Meski arus lalu lintas sempat tersendat akibat material tanah dan puing kendaraan yang menutupi jalan, situasi saat ini telah kembali kondusif setelah kendaraan dievakuasi oleh petugas. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *