GRESIK || JDN – Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik melakukan aksi kemanusiaan dengan mengawal sebuah mobil yang membawa seorang ibu melahirkan secara darurat di jalan raya. Berkat respons cepat petugas, ibu dan bayi tersebut berhasil dievakuasi dan mendapat penanganan medis tepat waktu di RSUD Ibnu Sina Gresik.
Peristiwa dramatis ini terjadi saat personel Satlantas sedang melaksanakan patroli rutin di kawasan Jalan Dr. Wahidin, Kabupaten Gresik. Di tengah patroli, sebuah mobil Toyota Avanza hitam mendadak menepi di depan kendaraan petugas. Pengemudi mobil kemudian membuka kaca jendela sambil melambaikan tangan untuk meminta pertolongan darurat.
Saat dihampiri, petugas mendapati seorang ibu bernama Arfrida Anggraeni, warga asal Sidoarjo, tengah berada dalam proses persalinan di dalam kabin mobil. Kondisinya dilaporkan sudah sangat kritis dan membutuhkan pertolongan medis secepatnya.
“Saat kami cek, kondisi kepala bayi ternyata sudah mulai keluar. Tanpa pikir panjang, kami langsung mengambil tindakan darurat untuk melakukan percepatan dan pengawalan menuju rumah sakit,” ujar salah satu petugas yang berada di lokasi kejadian.
Menyadari situasi yang mengancam keselamatan jiwa, petugas segera menyalakan sirine mobil patroli untuk memecah kepadatan lalu lintas Kota Gresik. Mobil yang membawa ibu hamil tersebut langsung dikawal ketat dengan kecepatan tinggi menuju RSUD Ibnu Sina.
Setibanya di depan Unit Gawat Darurat (UGD), petugas kepolisian bersama sekuriti rumah sakit langsung berkoordinasi dengan tim medis. Evakuasi sempat berjalan menegangkan karena posisi bayi tertahan oleh celana panjang yang dikenakan sang ibu saat proses persalinan darurat di dalam kendaraan berlangsung.
Namun, berkat tindakan cepat tim medis di dalam mobil, proses evakuasi berjalan lancar. Ibu dan bayi dilaporkan dalam kondisi sehat dan kini menjalani perawatan intensif.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, memberikan apresiasi tinggi atas kesigapan anggotanya di lapangan. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan wujud nyata dari fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terlebih dalam situasi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa, sudah menjadi kewajiban setiap anggota Polri. Kami harus selalu hadir dan siap sedia saat masyarakat membutuhkan bantuan,” tegas AKP Nur Arifin.
AKP Nur Arifin berharap aksi humanis ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Ia juga mengimbau agar pengguna jalan tidak ragu meminta bantuan kepada petugas di lapangan jika menghadapi situasi darurat di jalan raya.
Sementara itu, pihak keluarga Arfrida Anggraeni menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam atas pertolongan yang diberikan oleh jajaran Satlantas Polres Gresik.
”Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak polisi Satlantas Polres Gresik. Terima kasih atas respon cepat langsung dibantu dan dikawal menuju rumah sakit. Alhamdulillah ibu dan bayi selamat. Semoga seluruh personel Polres Gresik selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam bertugas melayani masyarakat,” ungkap salah satu anggota keluarga. (Berdy/Pungky)














