Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHukum & Kriminal

Buron Setahun, Eksekutor Perampokan Bersenpi di Driyorejo Gresik Ditembak Polisi

×

Buron Setahun, Eksekutor Perampokan Bersenpi di Driyorejo Gresik Ditembak Polisi

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN – Pelarian F, salah satu pelaku perampokan bersenjata api (senpi) yang sempat menghebohkan kawasan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada April 2025 lalu, akhirnya kandas. Setelah menjadi buron selama setahun lebih, pelaku berhasil diringkus Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik di wilayah Kabupaten Sampang, Madura.

​Pelaku merupakan warga Desa Gunungeleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Ia diamankan dalam operasi perburuan komplotan pencurian dengan kekerasan (curas) yang sebelumnya beraksi di Jembatan Larangan, Jalan Raya Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

​Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan. Berdasarkan hasil penyelidikan dan pelacakan, polisi mengendus keberadaan pelaku yang tengah bersembunyi di tanah kelahirannya di Madura.

​”Tim Resmob bergerak menuju wilayah Madura dan melakukan hunting di sekitar Jalan Tanjung Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura,” ujar Ipda Asyraf, mewakili Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Senin (25/5/2026).

​Namun, saat hendak ditangkap, F mencoba melakukan perlawanan dan melarikan diri. Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur. Beberapa tindakan melumpuhkan berupa tembakan bersarang di kaki kanan dan kaki kiri pelaku.

​Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya ​Satu unit ponsel merek Oppo, ​Satu buah helm Honda berwarna hitam, ​Celana jeans biru yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya.

​Saat ini, tersangka F telah dijebloskan ke Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan intensif. Berdasarkan interogasi awal, aksi keji tersebut ternyata diotaki oleh komplotan besar. F mengaku beraksi bersama enam orang lainnya.

​”Tak hanya itu, F juga mengaku menjadi pelaku yang membawa sekaligus menembakkan (senpi) ke korban hingga mengenai kaki kanan korban,” lanjut keterangan pihak kepolisian.

​Saat ini, polisi masih memburu lima rekan F yang telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

​Aksi perampokan sadis ini terjadi pada Senin, 14 April 2025 silam sekitar pukul 12.50 WIB. Korban berinisial JR, seorang admin SPBU Damarasih Krikilan, saat itu hendak menyetorkan uang operasional pembelian BBM ke Bank BRI KCP Karanglo, Driyorejo, Gresik.

​Korban yang merupakan warga Desa Kenongo, Tulangan, Sidoarjo, berboncengan menggunakan sepeda motor bersama rekan kerjanya. Mereka membawa uang tunai operasional senilai Rp130 juta lebih di dalam tas kresek.

​Ketika melintas di Jalan Raya Desa Krikilan, korban dipepet oleh empat orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor matik. Tepat di kawasan Jembatan Larangan, pelaku merampas paksa tas berisi uang tersebut hingga korban terjatuh ke aspal.

​Korban sempat berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan itu, seorang warga berinisial ISK datang mencoba membantu. Nahas, situasi berubah mencekam ketika F langsung mengeluarkan senjata api dan menembak ISK hingga bersimbah darah di kaki kanannya.

​Usai melumpuhkan warga, para pelaku langsung kabur membawa uang Rp130 juta tersebut. Sementara itu, korban ISK langsung dilarikan ke RS Petrokimia Gresik untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka tembak. (MLDN/Berdy)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *