BANGKALAN || JDN -Personel gabungan Polsek Sukolilo dan Koramil Labang memastikan keamanan perayaan Hari Lahir (Harlah) Pembina ke-70 sekaligus Harlah Khataman ke-36 Padepokan Seni Bela Diri Silat (SBDS) Tiga Serangkai Pusat. Acara yang sarat nilai sosial tersebut digelar di Desa Labang, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Sabtu malam (04/04/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 300 peserta ini menjadi momentum penguatan organisasi melalui peresmian kantor sekretariat baru sebagai pusat koordinasi administrasi SBDS Tiga Serangkai Pusat.
Acara dimulai dengan menyanyikan Mars Tiga Serangkai untuk membangkitkan semangat persaudaraan, dilanjutkan dengan rangkaian agenda religi seperti pembacaan Yasin, doa bersama, dan Asrofil Anam. Sebagai wujud rasa syukur, pihak panitia juga menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran tokoh penting, di antaranya, Drs. Ec. Sugianto (Pembina SBDS Tiga Serangkai Pusat), Fathor Rochman, S.P. (Ketua Harian), Abdul Hadi (Camat Labang), Lettu Hendarnanto (Danramil Labang), Iptu Rahmat Sujono, S.H. (Kapolsek Sukolilo), Zubaidi (Kepala Desa Labang).
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Ipda Agung Intama, menyampaikan apresiasinya atas ketertiban keluarga besar SBDS Tiga Serangkai selama acara berlangsung.
”Kami mengapresiasi keluarga besar SBDS Tiga Serangkai yang telah menyelenggarakan kegiatan Harlah ini dengan menjunjung tinggi nilai-nilai religius dan kepedulian sosial melalui santunan anak yatim. Kehadiran unsur pimpinan kecamatan di lokasi menunjukkan sinergitas yang kuat antara perguruan silat dan pemerintah setempat,” ujar Ipda Agung.
Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh hadir di tengah masyarakat untuk menjamin keamanan setiap kegiatan sosial kemasyarakatan. Untuk mengawal jalannya acara, sebanyak 5 personel Polsek Sukolilo dan 4 personel Koramil Labang disiagakan di lokasi.
”Hingga acara berakhir pada pukul 22.45 WIB, situasi dilaporkan aman, tertib, dan terkendali,” tambahnya.
Sebagai penutup, Pembina SBDS Tiga Serangkai Pusat, Drs. Ec. Sugianto, memberikan nasihat kepada ratusan murid yang hadir. Ia menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar ilmu bela diri, melainkan sarana memperkuat silaturahmi.
Sugianto berpesan agar seluruh anggota terus menjaga kelestarian budaya pencak silat dan memastikan kehadiran organisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(MLDN)

















