Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Mudahkan Santri Selama Ramadan, Polres Gresik Luncurkan Program SIM Santri Trendi

×

Mudahkan Santri Selama Ramadan, Polres Gresik Luncurkan Program SIM Santri Trendi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK || JDN -Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk “SIM Santri Trendi” (Taat dan Tertib dalam Mengemudi) selama bulan suci Ramadan 1447 H. Program jemput bola ini menyasar ribuan santri di wilayah Kota Wali agar tetap tertib administrasi berkendara di tengah padatnya aktivitas pesantren.

​Layanan khusus ini tidak hanya terbatas bagi warga lokal. Polres Gresik memberikan akses inklusif bagi santri dari luar daerah (KTP Nasional) yang menimba ilmu di Gresik. Syaratnya cukup mudah: pemohon hanya perlu menunjukkan Kartu Tanda Santri atau kartu identitas pondok pesantren yang masih aktif sebagai bukti domisili.

Example 300x600

​Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari pengamatan terhadap ritme kehidupan di ratusan pondok pesantren di Gresik yang berubah drastis selama Ramadan. Berdasarkan data Kementerian Agama, terdapat lebih dari 209 pesantren di Kabupaten Gresik dengan aktivitas mengaji, tadarus, dan ibadah malam yang sangat padat.

​“Kami menyesuaikan pelayanan publik dengan realitas di lapangan. Santri memiliki aktivitas yang sangat padat selama Ramadan, maka kami hadirkan akses khusus agar mereka tetap bisa memenuhi kewajiban administratifnya sebagai pengendara,” ujar AKP Nur Arifin, Jumat (2/3/2026).

​Layanan permohonan baru untuk SIM A (mobil) dan SIM C (motor) ini dibuka secara khusus setiap hari Jumat selama bulan Ramadan. Meski memberikan fleksibilitas waktu dan kemudahan akses administrasi, kepolisian menegaskan tidak ada jalur instan atau pengurangan standar kelulusan.

Tahapan yang harus dilalui pemohon tetap meliputi Verifikasi Administrasi, Validasi dokumen identitas dan status santri, ​Ujian Teori Menguji pemahaman terhadap rambu-rambu dan aturan lalu lintas, ​Ujian Praktik Mengukur keterampilan berkendara di lapangan uji yang telah disediakan.

​”Hal ini memastikan bahwa predikat Trendi bukan sekadar slogan, melainkan representasi santri yang benar-benar cakap dan patuh di jalan raya,” tambah AKP Nur Arifin.

​Melalui program ini, Polres Gresik berupaya menjembatani dua ruang disiplin: disiplin spiritual di dalam pesantren dan disiplin sosial di jalan raya. Santri diharapkan tidak hanya menjadi teladan dalam urusan agama, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas (safety riding).

​Inovasi SIM Santri Trendi membuktikan bahwa pelayanan kepolisian mampu bergerak dinamis mengikuti kearifan lokal. Dengan demikian, kekhusyukan Ramadan di Gresik tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek legalitas dan keselamatan di lajur jalan raya.(Berdy)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *