Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPeristiwa

Kecelakaan Maut di Omben Sampang: Pemotor Tewas Usai Tabrak Mobil Feroza yang Mogok

×

Kecelakaan Maut di Omben Sampang: Pemotor Tewas Usai Tabrak Mobil Feroza yang Mogok

Sebarkan artikel ini

SAMPANG || JDN –  Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sampang. Sebuah sepeda motor menabrak bagian belakang mobil yang sedang menepi karena mengalami kerusakan mesin di Jalan Raya Desa Sogian, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jumat malam (29/5/2026). Akibat peristiwa tersebut, seorang pengendara motor dilaporkan meninggal dunia.

​Insiden tragis yang terjadi sekira pukul 21.30 WIB ini melibatkan mobil Suzuki Feroza dengan nomor registrasi M 1909 NA dan sepeda motor Honda dengan nomor registrasi L 5939 ID.

​Kecelakaan bermula saat mobil Feroza yang dikemudikan oleh Sulton Abdullah (28), warga Desa Madulang, Kecamatan Omben, melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), mobil tersebut mengalami kendala kerusakan mesin mendadak sehingga pengemudi langsung menepikan kendaraannya di bahu jalan.

​Nahas, dari arah yang sama (selatan ke utara), melaju sepeda motor yang dikendarai oleh Maoh Ali Shodiqin (38) berboncengan dengan Rizki Aditya (14). Keduanya merupakan warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang.

​Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan ruang yang tidak cukup untuk menghindar, pengendara sepeda motor kehilangan kendali dan langsung menghantam bagian bodi belakang sebelah kanan mobil Feroza tersebut.

​Benturan keras itu mengakibatkan pengendara sepeda motor, Maoh Ali Shodiqin, mengalami luka berat. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Omben, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, sang pembonceng, Rizki Aditya, mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sampang.

​Pihak kepolisian menaksir kerugian materil akibat kerusakan kedua kendaraan tersebut mencapai Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah).

​Mendapat laporan warga pada pukul 22.00 WIB, Unit Laka Lantas Polres Sampang langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa kondisi para korban.

​Kapolres Sampang melalui jajaran Satlantas Polres Sampang menegaskan bahwa pasca-kejadian ini, pihak kepolisian akan semakin mengintensifkan upaya preventif dan preemtif di jalur-jalur rawan kecelakaan.

​”Kami segera melakukan tindakan cepat dengan mendatangi dan mengecek TKP, serta memastikan penanganan medis bagi para korban. Guna mengantisipasi kejadian serupa, Satlantas Polres Sampang akan memperketat patroli di daerah rawan laka lantas, termasuk menggalakkan patroli blue light pada malam hari,” jelas perwakilan Satlantas Polres Sampang dalam keterangan resminya.

​Pihak kepolisian juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat agar angka fatalitas kecelakaan di jalan raya dapat ditekan.

​”Upaya preemtif seperti sosialisasi tertib berlalu lintas, pembagian brosur keselamatan, hingga pemberian teguran lisan maupun tertulis kepada pelanggar akan terus kami masifkan, baik secara langsung di jalan raya maupun melalui media massa dan media sosial,” tambahnya.

​Menutup keterangannya, Satlantas Polres Sampang memberikan imbauan keras kepada seluruh pengguna jalan yang melintasi wilayah Kabupaten Sampang agar selalu menjaga kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari.

​”Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan.

Jika kondisi fisik sudah lelah, capek, atau mengantuk, jangan dipaksakan. Segera beristirahat di tempat-tempat yang aman. Ingat, stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan adalah untuk kemanusiaan,” pungkasnya. (MDLN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *