Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPeristiwa

Gagal Menyalip Truk Tebu di Terowongan Tol Grati, Satu Remaja Tewas Mengenaskan

×

Gagal Menyalip Truk Tebu di Terowongan Tol Grati, Satu Remaja Tewas Mengenaskan

Sebarkan artikel ini

PASURUAN || JDN – – Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah truk bermuatan tebu terjadi di Jalan Raya Stasiun Grati, tepatnya di terowongan bawah jalan tol, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 10.35 WIB. Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang penumpang motor meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

​Korban meninggal dunia diketahui bernama Evriza Aurel S., warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling. Korban mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya. Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Grati.

​Berdasarkan data dan informasi sementara yang dihimpun petugas kepolisian di lapangan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Astrea yang dikendarai oleh Taufik bersama M. Arifin (keduanya warga Kecamatan Nguling) melaju dari arah utara menuju selatan.

​Pada saat yang sama, dari arah berlawanan (selatan ke utara), melaju sebuah truk bermuatan tebu yang diikuti oleh sepeda motor Yamaha Aerox di belakangnya. Yamaha Aerox tersebut dikendarai oleh Riska yang berboncengan dengan Reva Aulia P. (warga Desa Sumberdawesari) dan korban Evriza Aurel S.

​Setibanya di area terowongan jalan tol yang bermedan cukup sempit, pengendara Yamaha Aerox diduga kuat berusaha mendahului truk tebu di depannya. Nahas, saat menyalip, motor tersebut justru bertabrakan hebat dengan Honda Astrea yang datang dari arah berlawanan.

​Benturan keras itu menyebabkan salah satu penumpang Aerox, yakni Evriza Aurel S., terpental ke arah kolong truk tebu hingga mengakibatkan fatalitas (meninggal dunia). Sementara itu, sepeda motor Honda Astrea yang terhantam langsung terpental dan menabrak trotoar di sisi kanan terowongan.

​Selain korban jiwa, empat orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan beruntun ini. Mereka adalah ​Taufik (Pengendara Honda Astrea, warga Desa Sumurwaru, Nguling), ​M. Arifin (Penumpang Honda Astrea, warga Desa Sumberanyar, Nguling)

Riska (Pengendara Yamaha Aerox, warga Desa Sumberdawesari, Grati), ​Reva Aulia P. (Penumpang Yamaha Aerox, warga Desa Sumberdawesari, Grati).

​Keempat korban luka saat ini sedang mendapatkan perawatan medis secara intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Grati.

​Peristiwa ini langsung ditangani oleh anggota Pos Ngopak berkolaborasi dengan Unit Laka Lantas Satlantas Polres Pasuruan Kota tak lama setelah menerima laporan dari warga sekitar yang menghubungi Kanit Reskrim Polsek Grati.

​Pihak kepolisian menegaskan bahwa kronologi ini masih bersifat sementara. Saat ini petugas masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi demi memastikan penyebab pasti kecelakaan.

​Merespons tragedi ini, pihak kepolisian mengimbau dengan keras kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur sempit seperti terowongan.

​”Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan baik demi menghindari terjadinya kecelakaan,” tulis pihak kepolisian dalam imbauan resminya.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu rilis resmi dan hasil penyelidikan final dari Unit Laka Lantas Satlantas Polres Pasuruan Kota. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *