Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Bertahun-tahun Rusak dan Gelap Gulita, Akses Klakah–Desa Galih Pasuruan Dikeluhkan Warga

×

Bertahun-tahun Rusak dan Gelap Gulita, Akses Klakah–Desa Galih Pasuruan Dikeluhkan Warga

Sebarkan artikel ini

PASURUAN || JDN – Akses jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Kecamatan Klakah menuju Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, kini dalam kondisi rusak parah. Selain dipenuhi lubang menganga dan bebatuan tajam, ketiadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) membuat jalur vital ini rawan kecelakaan dan kriminalitas saat malam hari.

​Kondisi yang berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan serius dari pemerintah daerah ini memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat setempat. Warga menilai pemerintah terkesan abai terhadap keselamatan masyarakat pedesaan.

​Saat musim hujan, kerawanan jalur ini meningkat drastis. Lubang-lubang besar di badan jalan kerap tertutup genangan air, sehingga tidak terlihat oleh pengguna jalan. Kondisi ini sering memicu kecelakaan tunggal, khususnya bagi pengendara roda dua.

​Salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengonfirmasi bahwa penderitaan warga akibat infrastruktur yang buruk ini sudah berlangsung sangat lama.

​“Sudah lama sekali jalan ini rusak dan tidak pernah diperbaiki. Kalau malam benar-benar gelap, tidak ada lampu sama sekali. Banyak orang jatuh, apalagi saat hujan karena lubang tertutup air. Kami ini seperti tidak dianggap. Padahal jalan ini dipakai masyarakat setiap hari,” ungkapnya kepada media, Rabu (20/5/2026).

​Jalur ini merupakan urat nadi perekonomian, akses pertanian, dan mobilitas harian warga di wilayah Kecamatan Pasrepan dan sekitarnya. Oleh karena itu, masyarakat mempertanyakan prioritas Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam alokasi anggaran infrastruktur dasar.

​Masyarakat mendesak Bupati Pasuruan, Dinas PU Bina Marga, serta instansi terkait untuk segera meninjau lokasi secara langsung dan mengambil langkah konkret, tanpa harus menunggu kasus ini viral atau menelan lebih banyak korban.

​“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak. Jalan ini sudah sangat layak diperbaiki dan dipasang penerangan jalan,” tegas salah satu warga lainnya.

​Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan kerusakan jalan akan semakin parah dan terus mengancam keselamatan pengguna jalan setiap harinya. Warga berharap Pemkab Pasuruan segera mengalokasikan anggaran perbaikan jalan dan pemasangan PJU demi memenuhi hak masyarakat atas infrastruktur yang layak dan aman.

​Sampai berita ini diturunkan, media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan terkait rencana perbaikan jalur tersebut. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *