SIDOARJO || JDN – Peta persaingan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sidokerto periode 2026–2034 kini mulai mengerucut dan kian dinamis. Salah satu figur kuat yang menyedot perhatian publik adalah Subagyo. Mengantongi nomor urut 03, pria yang identik dengan jargon “Jangan Lupa Dasi Merah” ini resmi maju dengan mengusung visi besar: “Desa Bermartabat, Pembangunan Hebat”.
Sebagai langkah konkret mendekatkan visi tersebut kepada masyarakat, tim pemenangan Subagyo menggelar Kampanye Akbar yang dipusatkan di Balai RT 03/RW 05 Sidokerto pada Selasa (19/5/2026) malam. Agenda utama kampanye ini diisi dengan konvoi keliling desa serta pemaparan visi-misi secara langsung di hadapan warga.
Subagyo bukanlah orang baru dalam dunia tata kelola publik. Ia membawa modal rekam jejak birokrasi dan kepemimpinan wilayah yang membentang selama lebih dari 35 tahun. Berdasarkan data yang dihimpun, Subagyo memulai kariernya di STM Perkapalan pada kurun waktu 1990–2005, sebelum akhirnya bergeser ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo (2005–2008).
Pengalaman administrasinya kian matang saat bertugas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo (2008–2013), disusul pengabdian panjang di Kantor Kecamatan Buduran dari tahun 2013 hingga awal 2025.
Tidak hanya di level birokrasi kabupaten dan kecamatan, kapasitas kepemimpinan Subagyo juga telah teruji di tingkat akar rumput. Di wilayah Sidokerto, ia tercatat pernah dipercaya warga menjabat sebagai Ketua RT 03/RW 05 serta Ketua RW 05, masing-masing selama dua periode.
Kapasitasnya dalam memimpin desa dibuktikan secara nyata saat ia ditunjuk menjadi Penjabat (Pj) Kepala Desa di tiga momentum berbeda, yaitu Pj Kepala Desa Damarsi (2018), Pj Kepala Desa Sukorejo (2019–2021), Plh. Kepala Desa Sidokerto (2025).
Saat ditemui di sela-sela kegiatan konsolidasi pemenangannya menjelang kampanye akbar, Subagyo menegaskan bahwa keputusannya maju dalam bursa Pilkades bukan sekadar untuk mengejar jabatan, melainkan sebuah panggilan pengabdian yang terukur.
”Membangun Sidokerto tidak bisa dengan coba-coba. Berbekal pengalaman saya selama puluhan tahun di birokrasi pemerintahan, mulai dari tingkat dinas, kecamatan, hingga tiga kali menjadi Penjabat Kepala Desa, saya memahami betul regulasi, tata kelola keuangan desa, dan apa yang dibutuhkan masyarakat secara riil,” ujar Subagyo kepada jurnalis JDN, Selasa (19/5).
Lebih lanjut, Subagyo menjelaskan bahwa tagline “Desa Bermartabat, Pembangunan Hebat” yang ia gagas akan menitikberatkan pada transparansi pelayanan publik dan pemerataan pembangunan infrastruktur.
”Masyarakat Sidokerto berhak mendapatkan pelayanan yang cepat, bermartabat, tanpa dipersulit. Saya ingin membawa perubahan yang berkelanjutan, memajukan infrastruktur desa tanpa meninggalkan kearifan lokal, dan memastikan roda pemerintahan desa berjalan bersih serta akuntabel,” pungkasnya optimis.
Pilkades Sidokerto periode 2026–2034 ini diprediksi akan menjadi momentum krusial bagi warga setempat untuk menentukan arah pembangunan desa selama delapan tahun ke depan.
Pelaksanaan Pilkades yang demokratis, jujur, dan adil diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang berkompeten dalam mengeksplorasi potensi desa demi kesejahteraan warga secara menyeluruh. (*)














