Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPeristiwa

BNN dan Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Thailand di Gresik, 12 Tersangka Ditangkap

×

BNN dan Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Thailand di Gresik, 12 Tersangka Ditangkap

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN –  Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar sindikat narkotika internasional di kawasan pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita total 3,37 ton ganja (marijuana) asal Thailand yang diselundupkan melalui jalur laut resmi.

​Direktur Jenderal Bea dan Cukai RI, Letjen Djaka Budi Utama, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari penyelidikan panjang yang melibatkan jaringan lintas negara, yakni China, Malaysia, dan Thailand.

​Operasi ini bermula dari kejelian petugas yang mendeteksi adanya anomali pada komoditas kargo yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 29 Juni lalu. Setelah analisis intelijen memastikan kargo tersebut berisi narkotika, petugas tidak langsung melakukan penyitaan.

​”Tim gabungan memilih menerapkan metode controlled delivery (penyerahan di bawah pengawasan). Barang dibiarkan tetap bergerak di bawah pengawasan ketat untuk melacak siapa penerima dan di mana gudang penyimpanannya,” ujar Djaka Budi Utama.

​Perjalanan barang haram tersebut kemudian dipantau ketat melalui jalur darat dari Jakarta. Dalam proses pengembangan di jalur distribusi, petugas terlebih dahulu mengamankan sekitar 22 kilogram ganja di Purwakarta, Jawa Barat. Temuan ini menjadi pintu masuk krusial bagi penyidik untuk melacak jalur distribusi yang lebih besar hingga akhirnya mengarah ke gudang di Cerme, Gresik.

​Di pergudangan Prambanan Bizland Gresik itulah tim gabungan melakukan penyergapan dan berhasil menyita total 3,37 ton ganja yang disimpan sebagai komoditas sementara sebelum diedarkan ke berbagai wilayah di Indonesia.

​Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa sindikat ini menggunakan modus operandi yang cukup rapi dengan memanfaatkan jalur importasi resmi.

Modus Penyelundupan Ganja disembunyikan di dalam 500 koper dan 800 ball kardus lateks untuk mengelabui pemeriksaan.

​Petugas mengamankan 12 orang tersangka, termasuk satu warga negara (WN) Malaysia berinisial A, dan dua warga negara Thailand.

Beberapa anggota jaringan lainnya diduga telah melarikan diri ke luar negeri dan saat ini sedang dalam pengejaran intensif.

​Pihak BNN juga menyoroti kualitas narkotika yang disita. Berbeda dengan ganja lokal, ganja yang diselundupkan ini merupakan bagian bunga yang memiliki nilai jual dan efek lebih kuat.

​”Ini bunganya. THC (Tetrahydrocannabinol) nya lebih tinggi daripada yang ada di Indonesia. Kualitasnya lebih bagus yang dari Thailand,” jelas Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol I Wayan Sugiri (diduga merujuk pada kutipan Didik/petugas di lapangan).

​Selain diedarkan dalam bentuk konvensional, BNN mengendus rencana sindikat ini untuk mengolah ganja tersebut menjadi komoditas baru yang menyasar generasi muda.

​”Ini juga bisa diolah menjadi liquid (vape). Arahnya memang ke sana. Makanya sebelum berkembang lebih besar, kami lakukan penindakan,” tegasnya.

​Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa operasi gabungan ini tidak sekadar menggagalkan penyelundupan fisik narkotika, melainkan sebuah langkah masif dalam menyelamatkan masa depan bangsa.

​Dari total penyitaan sekitar 3,3 juta gram ganja tersebut, negara berhasil.​Menyelamatkan sekitar 10.114.200 jiwa dari ancaman ketergantungan narkotika, ​Mencegah potensi kerugian ekonomi negara hingga mencapai Rp4,58 triliun.

​”Keberhasilan ini adalah hasil kerja intelijen yang bergerak senyap dan tidak selalu terlihat publik, dipadukan dengan keberanian petugas di lapangan,” kata Suyudi.

​Menutup keterangannya, Kepala BNN RI mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif memutus mata rantai peredaran narkoba dengan memperketat pengawasan di tingkat keluarga dan lingkungan. Ia memastikan BNN tidak akan berhenti dan terus memburu seluruh bandar serta jaringan internasional ini hingga ke akar-akarnya. (MLDN/Berdy)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *