Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahTNI/Polri

Sinergitas TNI-Polri dan Pemdes Sukses Kawal Pengesahan Warga Baru PSHT di Kepatihan Gresik

×

Sinergitas TNI-Polri dan Pemdes Sukses Kawal Pengesahan Warga Baru PSHT di Kepatihan Gresik

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN – Prosesi sakral pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Gresik Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Sabtu malam (20/06/2026), berjalan khidmat dan kondusif. Agenda tahunan tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari ratusan personel aparat keamanan gabungan guna memastikan stabilitas kamtibmas.

​Langkah preventif ini diambil sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga jargon “Jogo Gresik”. Berdasarkan pantauan di lapangan, jalannya acara mendapat atensi khusus dari jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Menganti, unsur Pemerintah Desa (Pemdes) Kepatihan, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus pleno PSHT Cabang Gresik.

​Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, S.Tr.K., S.I.K., yang memimpin langsung jalannya pengamanan, memberikan imbauan tegas namun humanis. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Gresik pasca-pengesahan.

​”Momentum pengesahan ini hendaknya menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kedewasaan dalam bermasyarakat. Kami menegaskan dan berharap seluruh warga PSHT yang baru disahkan mampu menjadi pelopor keselamatan, menjaga ketertiban, serta menghindari segala bentuk gesekan atau tindakan provokatif yang dapat mencederai kondusivitas wilayah,” tegas AKP Arif Rahman di hadapan para peserta.

​Di tempat yang sama, Kepala Desa Kepatihan, Dodik Suprayogi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim pengamanan gabungan serta seluruh pengurus PSHT Cabang Gresik yang telah berhasil melakukan pembinaan secara terukur terhadap para calon warga hingga resmi disahkan.

​”Atas nama Pemerintah Desa Kepatihan, kami mengucapkan selamat kepada warga baru yang disahkan malam ini. Jadilah insan yang berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai paseduluran ini di tengah masyarakat luas tanpa memandang latar belakang,” tutur Dodik.

​Dodik juga mengingatkan bahwa status sebagai warga PSHT adalah tanggung jawab moral yang melekat sepanjang hayat. Guna menjaga nama baik organisasi, para warga baru diminta tidak arogan dan wajib mengedepankan jiwa ksatria.

​Dengan mengusung nilai “Kuat Persaudaraannya, Budi Luhur, Paseduluran”, kegiatan pengesahan ini berakhir dengan tertib tanpa ada insiden menonjol di lapangan.

​Keberhasilan agenda besar ini menjadi bukti nyata adanya sinergitas yang kokoh antara organisasi PSHT, Pemerintah Desa, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga wilayah Kabupaten Gresik tetap aman, damai, dan kondusif. (Berdy/Pungky)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *