Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ruang Demokrasi dan Bijak Bermedia Sosial

×

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ruang Demokrasi dan Bijak Bermedia Sosial

Sebarkan artikel ini

​JAKARTA, JDN – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Langkah ini dinilai penting untuk merawat ruang demokrasi sekaligus menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), baik di dunia nyata maupun ruang digital.

​Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dijamin undang-undang. 

Kendati demikian, pelaksanaan hak tersebut perlu diselaraskan dengan rasa tanggung jawab serta penghormatan terhadap hak warga lainnya.

​”Polri menghormati setiap aspirasi masyarakat. Kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Mari sampaikan aspirasi secara damai, jaga ruang publik bersama, dan jangan mudah terprovokasi,” kata Johnny dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

​Menurut Johnny, dinamika perbedaan pandangan serta kritik merupakan elemen krusial dalam keberlangsungan demokrasi yang sehat. Oleh sebab itu, institusinya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan gagasan maupun masukan, selama disampaikan melalui jalur yang konstruktif dan tidak terpengaruh oleh isu-isu spekulatif atau informasi yang belum terverifikasi.

​Dalam pengamanan dan pengawalan penyampaian pendapat di muka umum, Polri berkomitmen mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan komunikatif. Pendekatan ini diharapkan mampu menjamin hak penyampai aspirasi sekaligus melindungi aktivitas masyarakat umum agar tetap berjalan normal.

​Selain di dunia nyata, Kadiv Humas Polri juga menyoroti pentingnya menjaga iklim demokrasi di media sosial. Ia mendesak masyarakat untuk menyaring setiap informasi sebelum membagikannya ke publik guna mencegah kesalahpahaman serta potensi benturan sosial akibat berita bohong (hoaks).

​“Demokrasi bukan hanya tentang keberanian menyampaikan pendapat, tetapi juga kedewasaan dalam menghormati perbedaan. Polri bersama masyarakat, mari kita jaga agar aspirasi tersampaikan, pelayanan berjalan baik, dan kehidupan bermasyarakat tetap aman serta damai,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *