Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Perkuat Nasionalisme, HIMAPOL dan UKM Airsoft Gun UWKS Bedah Geopolitik Iran-Israel dalam Bingkai Bela Negara

×

Perkuat Nasionalisme, HIMAPOL dan UKM Airsoft Gun UWKS Bedah Geopolitik Iran-Israel dalam Bingkai Bela Negara

Sebarkan artikel ini

SURABAYA || JDN –  Menghadapi dinamika keamanan internasional yang kian fluktuatif, Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) berkolaborasi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Airsoft Gun menggelar seminar strategis bertajuk “Membedah Geopolitik: Konflik Global untuk Memperkuat Bela Negara”.

​Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (6/5/2026) ini dipusatkan di Gedung Student Center (SC) Lantai 2, Kampus UWKS, Jl. Dukuh Kupang XXV/54, Surabaya. Agenda ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman geopolitik sekaligus simulasi taktis dalam merespons ketegangan global, khususnya dampak konflik Iran-Israel terhadap stabilitas nasional Indonesia.

​Acara ini menjadi momentum penting dengan hadirnya sejumlah tokoh militer, kepolisian, dan asosiasi pertahanan. Di antaranya adalah Dankomenwa Jawa Timur, Sinung Widiyanto, S.T., M.Eng.; Koordinator Komponen Cadangan (Komcad) Matra Laut Kodaeral V Surabaya, Letda Bagus Maulana Hendrawan, S.T., M.T.; serta Ketua Kasatrian Yuda Samudra, Kapten Laut dr. Dimas Aji Pradana, M.H., AIFO-K FS.

​Turut hadir pula Wakorwil Kocadnas 084, Wahyu Hidayat, S.Psi.; Danki Resimen Yudha Putra Banramil 0830/21, Bayu Herlambang; Ketua Hipakad Surabaya, Agung Wicaksono, S.E.; serta Danramil Karang Pilang. Partisipasi delegasi siswa dari SMPN 54, SMPN 33, SMP Kawung 2, dan SMPN 64 menunjukkan upaya penanaman nilai bela negara yang masif sejak dini.

​Dosen Program Studi Ilmu Politik UWKS, Dr. Wahyu Kuncoro, S.IP., M.IP., dalam orasi ilmiahnya menekankan bahwa literasi geopolitik adalah instrumen utama bagi mahasiswa dalam menjaga kedaulatan berpikir di tengah arus informasi global.

​”Konflik Iran-Israel adalah cermin kerapuhan perdamaian dunia. Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton pasif. Mereka harus mampu menganalisis pergeseran kekuatan global agar dapat berkontribusi melalui diplomasi yang kuat dan penguatan fondasi pertahanan nasional,” tegas Dr. Wahyu.

​Sisi praktis dari bela negara dalam kegiatan ini direpresentasikan melalui olahraga Airsoft Gun. Perwakilan pengurus pusat dan daerah Indonesia Airsoft Association (INASSOC) memberikan perspektif mengenai strategi taktis warga sipil. Hadir di lokasi Sekbid 4 INASSOC Pusat, Bagus Krisnantyo, Wakapengda INASSOC Jatim, Aan Andreas; serta Wakapengcab Kota Surabaya, Moch Arifin.

​Ignatus Ega Laksono dari INASSOC menjelaskan bahwa Airsoft Gun merupakan medium efektif untuk melatih kedisiplinan dan kerja sama tim. 

“Ini bukan sekadar hobi motorik, melainkan bentuk nasionalisme modern yang melatih kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi ancaman kontemporer,” jelasnya.

​Ketua HIMAPOL UWKS, Alfiatuz Zahro, menyatakan bahwa sinergi lintas organisasi ini adalah langkah progresif untuk mencetak kader bangsa yang cerdas secara intelektual dan tangguh secara mental. Senada dengan itu, Ketua Pelaksana, Dhamaranggana, berharap kegiatan ini menjadi pemantik sensitivitas mahasiswa terhadap isu pertahanan nasional.

​Acara yang dipandu oleh Aditya Rakha ini ditutup dengan sesi simulasi teknis dan penyerahan penghargaan kepada para narasumber. Kolaborasi ini menegaskan komitmen civitas akademika Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dalam mengawal kedaulatan NKRI melalui edukasi strategis yang relevan dengan zaman. (Yanti)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *