NGANJUK || JDN – Komitmen Polri untuk terus hadir dan berdampak di tengah masyarakat kembali diwujudkan secara nyata. Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Nganjuk bersinergi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nganjuk menggelar program bakti sosial bedah rumah tidak layak huni (RTLH).
Program kemanusiaan ini resmi dimulai pada Selasa (14/7/2026), menyasar kediaman Sojo, warga RT 01/RW 03, Desa Sugihwaras, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Rumah Sojo yang sebelumnya memprihatinkan dan rentan roboh kini mulai dirombak total.
Usai seremonial pembukaan, aparat kepolisian, insan pers, pemerintah desa, dan warga setempat langsung bergerak bersama membongkar bangunan lama milik Sojo. Kondisi struktur rumah yang lama dinilai sangat membahayakan penghuninya, terutama saat terjadi cuaca buruk atau angin kencang.
Proses pembongkaran awal berhasil diselesaikan dengan aman sekitar pukul 10.00 WIB. Pembangunan hunian baru dengan ukuran 4 \times 6 meter ini ditargetkan rampung dalam kurun waktu 10 hari, yakni mulai 14 hingga 23 Juli 2026, agar bisa segera ditempati secara layak oleh keluarga penerima manfaat.
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan implementasi langsung dari tema Hari Bhayangkara ke-80, yaitu “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
”Bedah rumah ini bukan sekadar membangun bangunan, tetapi menghadirkan harapan baru bagi warga yang membutuhkan. Kami mengapresiasi sinergi bersama PWI Kabupaten Nganjuk, pemerintah desa, dan masyarakat yang bergotong royong mewujudkan hunian yang lebih layak. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.
Senada dengan Kapolres, Ketua PWI Kabupaten Nganjuk, Bagus Jatikusumo, menyatakan bahwa keterlibatan pers dalam program ini adalah bentuk pengejawantahan fungsi sosial media di tengah masyarakat. Melalui kemitraan strategis dengan Polres Nganjuk, pers ingin memberikan kontribusi konkrit yang langsung menyentuh aspek kemanusiaan.
”Pers memiliki tanggung jawab sosial di tengah masyarakat. Melalui kerja sama dengan Polres Nganjuk, kami ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan warga. Semoga rumah yang dibangun ini menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan membawa semangat baru bagi Pak Sojo beserta keluarganya,” tutur Bagus Jatikusumo.
Melalui semangat gotong royong yang solid, aksi bedah rumah di Desa Sugihwaras ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik inspirasi bahwa sinergi lintas sektor antara penegak hukum, jurnalis, pemerintah, dan warga, dapat menghadirkan solusi nyata bagi problem sosial kemasyarakatan di Kabupaten Nganjuk. (MLDN)














