GRESIK, JDN – Kepolisian Resor (Polres) Gresik terus memperkuat sinergi interinstansi dan berbasis masyarakat dalam menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, dalam Apel Akbar Asosiasi Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Kabupaten Gresik di Stadion PT Petrokimia Gresik, Jalan Noto Prayitno, Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gresik, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan anggota Linmas dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi kesiapsiagaan, tetapi juga dirangkaikan dengan pengukuhan kepengurusan DPC Aslinmas Kabupaten Gresik. Pembacaan ikrar dan deklarasi Aslinmas oleh seluruh peserta apel menjadi penanda komitmen penguatan peran Linmas di tingkat akar rumput.
Hadir dalam jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Asluchul Alif, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, serta Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Zam Zam Ikhwan. Kehadiran lintas unsur pimpinan daerah ini mempertegas pentingnya kolaborasi terpadu antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dan Linmas.
Dalam amanatnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan bahwa jajaran Aslinmas harus bersikap proaktif dan sensitif terhadap kondisi sosial di lingkungannya. Anggota Linmas diharapkan tidak sebatas menjaga ketertiban, melainkan mampu memetakan kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan.
“Apel Akbar Aslinmas Kabupaten Gresik merupakan momentum memperkuat komitmen kesiapsiagaan terkait fungsi perlindungan masyarakat yang ada di Kabupaten Gresik,” ujar Bupati Gresik.
Ia menyatukan pandangan bahwa keberadaan Linmas di tengah pemukiman warga merupakan aset strategis untuk mendukung keberhasilan program-program pemerintah.
“Harus mampu mengambil peran dan mengenali kondisi warga yang memerlukan bantuan sehingga dapat membantu program perlinsos (perlindungan sosial) maupun pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan oleh pemerintah,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan bahwa keberadaan Linmas merupakan pilar penting dalam skema keamanan berbasis masyarakat (community policing).
Menurut Ramadhan, posisi Linmas yang bersentuhan langsung dengan warga di tingkat desa dan kelurahan menjadi modal vital dalam respons cepat penanganan situasi di lapangan.
”Sinergi antara kepolisian dan Linmas dinilai penting karena anggota Linmas bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk mendeteksi persoalan sejak dini sekaligus mempercepat koordinasi apabila terjadi gangguan keamanan, bencana maupun kondisi darurat,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.
Guna memperjelas mekanisme kerja dan koordinasi lintas instansi, Polres Gresik mengambil peran aktif dalam struktur organisasi DPC Aslinmas Kabupaten Gresik. Kapolres Gresik duduk sebagai salah satu Dewan Pembina bersama Bupati Gresik, Kajari Gresik, Dandim 0817 Gresik, serta Danbrigif TP 64/Prabu Satmata Kodam V/Brawijaya.
Selain itu, unsur teknis kepolisian juga dilibatkan pada Bidang Perlindungan Masyarakat, Ketenteraman, dan Ketertiban Umum melalui Kasat Binmas Polres Gresik.
Menutup keterangannya, Kapolres Gresik mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk senantiasa merawat komunikasi berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pemeliharaan kamtibmas yang kondusif membutuhkan kontribusi aktif dari seluruh elemen masyarakat secara berkesinambungan. (Red/MLDN)














