SAMPANG || JDN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0828/Sampang resmi memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bunut, Desa Moktesareh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Dimulainya proyek strategis pedesaan ini ditandai dengan menggelar doa bersama dalam rangka ground breaking (peletakan batu pertama) pada Kamis (18/6/2026).
Hadir mewakili Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T., Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0828/Sampang Mayor Cba Sahuri memimpin langsung jalannya kegiatan. Agenda ini turut dihadiri oleh Danramil beserta jajaran Babinsa, Kapolsek Kedungdung, Camat Kedungdung, Kepala Desa beserta perangkatnya, serta tokoh dan masyarakat setempat.
Pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari program nyata pemerintah pusat yang bersinergi dengan TNI untuk meningkatkan konektivitas dan memutus isolasi akses masyarakat di wilayah pedesaan.
Dalam sambutannya, Kasdim 0828/Sampang Mayor Cba Sahuri menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan jawaban konkret atas jeritan dan kebutuhan masyarakat selama ini terhadap akses transportasi yang aman dan layak.
”Jembatan ini merupakan harapan masyarakat yang selama ini menginginkan akses yang lebih aman dan memadai. Manfaatnya sangat besar, mulai dari mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial hingga mobilitas warga sehari-hari,” ujar Mayor Cba Sahuri.
Ia menambahkan, program pembangunan jembatan ini berjalan lurus dengan upaya pemerintah dalam memperkuat konektivitas antardesa. Sesuai dengan tema “NEGARA HADIR UNTUK RAKYAT”, pembangunan infrastruktur fisik dinilai memiliki peran krusial dalam menunjang hajat hidup orang banyak.
Sebelumnya, kondisi jembatan di Dusun Bunut sangat memprihatinkan dan di ambang bahaya. Akses utama warga tersebut hanya terbuat dari susunan batang pohon bambu ala kadarnya, yang tidak hanya mengancam keselamatan para pelintas, tetapi juga membatasi daya angkut hasil bumi saat musim panen tiba.
Mayor Cba Sahuri memaparkan bahwa program ini dilakukan secara berkelanjutan. Selain di Dusun Bunut, pembangunan jembatan serupa juga telah menyasar ke sejumlah wilayah lain di Kabupaten Sampang yang memiliki urgensi serupa.
”Secara bertahap jembatan ini yang menjadi bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat di berbagai Desa,” tambahnya.
Sesuai dengan marwah kemanunggalan TNI-Rakyat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini nantinya akan dikerjakan secara gotong royong melalui metode karya bakti, memadukan personel TNI dan masyarakat setempat.
Melalui doa bersama yang digelar, Kasdim berharap seluruh proses pengerjaan fisik di lapangan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti dan selesai tepat waktu. Pihaknya juga mengimbau warga untuk bahu-bahu menyukseskan proyek ini.
”Kami mohon dukungan dan partisipasi masyarakat agar pekerjaan ini dapat dipercepat. Selama musim kemarau ini akan kita maksimalkan pengerjaannya sehingga target selesai bisa tercapai,” pungkasnya.
Dengan rampungnya Jembatan Perintis Garuda ini nantinya, diharapkan aspek keselamatan pengguna jalan dapat terjamin sepenuhnya, sekaligus mampu mendongkrak roda perekonomian warga yang selama ini tersendat akibat rusaknya infrastruktur penghubung. (MLDN)














