Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Viral, Oknum Perangkat Desa di Jombang Beratraksi Lepas Tangan di Atas Motor Dinas

×

Viral, Oknum Perangkat Desa di Jombang Beratraksi Lepas Tangan di Atas Motor Dinas

Sebarkan artikel ini

JOMBANG || JDN – Sebuah video amatir yang memperlihatkan aksi berbahaya seorang pengendara sepeda motor berplat merah mendadak viral di media sosial. Pengendara yang diduga merupakan oknum perangkat Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang tersebut nekat melakukan atraksi berdiri di atas motor saat melintas di jalan raya yang ramai.

​Peristiwa yang memicu kegeraman publik ini terekam kamera warga pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan rekaman video berdurasi 23 detik, sepeda motor dinas dengan nomor polisi S 6083 HP tersebut melaju di jalur arteri kawasan Taman Mojoagung menuju arah Trowulan, Mojokerto.

​Dalam video tersebut, pelaku yang mengenakan jaket atribut kedinasan terlihat berdiri tegak di atas jok motor sementara kendaraan tetap melaju dalam kecepatan stabil. Aksi lepas tangan ini dilakukan di tengah arus lalu lintas yang cukup padat, sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

​Y, seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian, menyayangkan tindakan arogan tersebut. Menurutnya, fasilitas negara seharusnya digunakan secara bijak untuk kepentingan pelayanan publik, bukan untuk tindakan konyol yang membahayakan.

​”Seharusnya kendaraan plat merah dipakai untuk menunjang pelayanan masyarakat, bukan untuk gaya-gayaan di jalan. Apalagi sampai melakukan atraksi berdiri di motor, itu sangat berbahaya,” ujar Y kepada awak media.

​Selain aspek keselamatan, waktu kejadian yang berlangsung di siang hari memicu dugaan adanya pelanggaran disiplin kerja. Y menyebutkan bahwa saat ia melintasi jalur tersebut, posisi pengendara berada tepat di depannya.

​”Waktu saya melintas posisinya tepat di depan saya. Harusnya masih jam kerja di kantor,” ungkapnya sambil terheran-heran mengingat aksi nekat pengendara tersebut.

​Ia menambahkan bahwa awalnya ia tertarik merekam karena melihat tingkah pengendara yang tidak lazim. Namun, setelah menyadari bahwa kendaraan tersebut adalah aset pemerintah, ia memutuskan untuk mendokumentasikannya sebagai bentuk laporan masyarakat.

​”Awalnya saya lihat tingkahnya lucu tapi juga membahayakan pengguna jalan lain. Setelah tahu motornya plat merah dan diduga oknum perangkat desa, saya langsung merekam,” tambahnya.

​Aksi ini kini menuai gelombang kritik dari warga Jombang. Masyarakat berharap pihak Inspektorat maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang segera melakukan evaluasi dan memberikan sanksi tegas kepada oknum tersebut.

Selain melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perilaku ini dianggap mencoreng citra aparatur pemerintahan desa.

​Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari Pemerintah Desa Tampingmojo maupun pihak Kecamatan Tembelang guna memastikan identitas pelaku dan motif di balik penggunaan kendaraan dinas tersebut untuk aksi berbahaya. (Yanti)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *