Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Sumur Bor Warga di Omben Sampang Tiba-Tiba Semburkan Api, Polisi Pasang Garis Pembatas

×

Sumur Bor Warga di Omben Sampang Tiba-Tiba Semburkan Api, Polisi Pasang Garis Pembatas

Sebarkan artikel ini

SAMPANG || JDN – Warga Dusun Solong Timur, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, digegerkan oleh munculnya kobaran api dari lubang pengeboran sumur bor milik warga setempat bernama Isnanwar (40), pada Senin (06/07/2026). Semburan api tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya kandungan gas bumi yang keluar dari dalam tanah saat proses pengeboran berlangsung.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, proyek pengeboran sumur bor untuk mencari sumber air bersih ini sebenarnya sudah dikerjakan sejak Rabu (01/07/2026). Hingga Senin pagi, kedalaman sumur telah mencapai sekitar 42 meter dan sempat mengeluarkan air secara normal saat dilakukan uji coba pompa.

​Namun, situasi berubah mencekam sekira pukul 13.00 WIB. Dari dalam lubang pengeboran mendadak keluar embusan gas yang langsung tersulut hingga membentuk kobaran api dengan ketinggian mencapai kurang lebih satu meter. Fenomena langka ini pun langsung mengundang perhatian dan kepanikan warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi.

​Mendapat laporan dari masyarakat mengenai insiden tersebut, aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

​Kapolsek Omben, AKP Sujinarto, menyatakan bahwa pihaknya bersama personel Koramil 0828/03 Omben segera melakukan sterilisasi area begitu tiba di lokasi kejadian.

​”Kami langsung melakukan pengecekan, memasang garis pembatas di sekitar lokasi, serta mengimbau masyarakat agar tidak mendekati titik pengeboran demi keselamatan bersama. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelidiki sumber gas yang muncul dari dalam tanah,” ujar AKP Sujinarto saat dikonfirmasi, Senin (06/07/2026).

​Selain mengamankan TKP, pihak kepolisian juga memastikan situasi di sekitar desa tetap kondusif sembari melakukan mitigasi risiko terhadap potensi bahaya perluasan semburan gas.

​Senada dengan Kapolsek, Danramil 0828/03 Omben, Lettu Inf Murakib, menegaskan bahwa personel TNI bersama Polri akan terus bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan warga sekitar terjaga.

​”Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menyalakan api atau melakukan aktivitas di sekitar sumur hingga ada hasil pemeriksaan dari instansi yang berwenang. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” tegas Lettu Inf Murakib.

​Berdasarkan hasil pemantauan hingga Senin malam, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kobaran api setinggi satu meter tersebut akhirnya berhasil dipadamkan secara mandiri oleh warga dengan cara menutup lubang sumur menggunakan kain basah.

​Meski api telah padam, petugas menduga kuat kandungan gas di dalam sumur berkedalaman 42 meter itu masih tinggi dan tetap berpotensi kembali menyala jika terkena pemicu atau percikan api.

​Saat ini, lokasi sumur bor milik Isnanwar masih berada dalam pengawasan ketat aparat kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat setempat. Sementara itu, kepastian mengenai jenis dan penyebab munculnya kandungan gas tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan penelitian lebih lanjut dari instansi kedinasan yang berwenang. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *