GRESIK || JDN – Jajaran Polres Gresik menegaskan komitmen penuh dalam mengawal program prioritas Presiden Republik Indonesia, khususnya di sektor ketahanan pangan dan peningkatan gizi nasional. Langkah konkret ini ditunjukkan Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, saat meninjau langsung Satuan Pelayanan Pangan Gerakan (SPPG) serta implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Selasa (5/5/2026).
Agenda dimulai dengan inspeksi mendalam pada fasilitas SPPG Polri yang berlokasi di Desa Bedilan, Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ramadhan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan sarana, prasarana, hingga higienitas proses pengolahan pangan.
Kapolres menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kedisiplinan operasional di lapangan untuk menjaga kualitas pangan sebelum sampai ke tangan masyarakat.
“Penekanan utama kami adalah penerapan SOP yang ketat, target zero accident dalam operasional, kelengkapan sertifikasi, serta penguatan ekosistem SPPG secara menyeluruh,” tegas AKBP Ramadhan di sela-sela peninjauan.
Usai memastikan standar di SPPG terpenuhi, rombongan bergerak menuju SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik di Jalan Raya Randuagung, Kecamatan Kebomas.
Di sekolah khusus bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) ini, Kapolres menyaksikan langsung antusiasme para siswa saat menyantap paket makanan yang telah diformulasikan sesuai standar kecukupan gizi.
Suasana hangat menyelimuti ruang kelas saat personel kepolisian berinteraksi langsung dengan para siswa. Program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan pemenuhan gizi anak-anak tanpa terkecuali.
Momen haru pun terjadi ketika salah satu siswa mendekati Kapolres sembari memberikan apresiasi dengan cara yang jujur dan lugas.
“Terima kasih, Pak Kapolres. Makanannya enak sekali,” ucapnya dengan wajah ceria sembari mengacungkan jempol.
Peninjauan rutin ini dipastikan akan terus dilakukan secara berkala. Hal ini merupakan langkah strategis Polres Gresik dalam mengawal kebijakan pemerintah pusat untuk melahirkan generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (Berdy/Riyan)














