Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasional

Singkawang Jadi Simbol Toleransi, Mendagri Puji Kemeriahan Cap Go Meh 2026

×

Singkawang Jadi Simbol Toleransi, Mendagri Puji Kemeriahan Cap Go Meh 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SINGKAWANG || JDN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (3/3/2026). Mendagri menilai Singkawang berhasil mempertahankan predikatnya sebagai kota paling toleran di Indonesia melalui semangat kebersamaan masyarakatnya.

​Kehadiran Tito tahun ini merupakan penantian panjang setelah empat tahun sebelumnya selalu mendapatkan undangan. Ia mengaku terkesan menyaksikan langsung bagaimana keberagaman etnis dan agama menyatu dalam satu harmoni.

Example 300x600

​“Saya merasa senang dan bangga karena di Indonesia ada kota yang sangat toleran, nomor satu. Saya melihat sendiri, sudah empat tahun saya diundang, baru kali ini saya datang menyaksikan langsung bagaimana toleransi antarumat beragama di sini,” ujar Tito kepada awak media.

​Tito menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremoni etnis tertentu, melainkan wadah melting pot (percampuran budaya) yang nyata. Ia melihat warga keturunan Tionghoa, Melayu, Dayak, dan suku lainnya berbaur tanpa sekat dalam suasana yang harmonis.

​Keterlibatan lintas agama dalam kepanitiaan menjadi poin krusial yang disorot Mendagri. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa semangat saling menghargai di Singkawang telah menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat, sejalan dengan prinsip nasional.

​“Semuanya melting pot, bercampur baur di sini. Saya berharap acara seperti ini dan suasana yang penuh toleran di Singkawang benar-benar menggambarkan prinsip Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu Indonesia,” tegasnya.

​Dalam kunjungannya, Mendagri menyaksikan deretan atraksi karnaval yang menampilkan kekayaan tradisi lokal. Festival ini menyuguhkan akulturasi budaya yang kental, di mana ekspresi tradisi Tionghoa bersanding apik dengan elemen budaya Melayu dan Dayak.

​Acara ini juga menjadi magnet bagi para pejabat tinggi negara. Selain Mendagri, turut hadir dalam perhelatan tersebut, ​Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. ​Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). ​Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD RI. ​Bambang Wuryanto (Bambang Pacul), Wakil Ketua MPR RI. ​Ria Norsan, Gubernur Kalimantan Barat.​Tjhai Chui Mie, Wali Kota Singkawang.

​Festival Cap Go Meh Singkawang 2026 kembali mengukuhkan posisi kota ini sebagai destinasi wisata budaya unggulan sekaligus laboratorium toleransi terbaik di tanah air.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *