Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahTNI/Polri

Sinergi Polri dan Petani Milenial: Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Smart Farming di Kasengan

×

Sinergi Polri dan Petani Milenial: Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon Smart Farming di Kasengan

Sebarkan artikel ini

SUMENEP || JDN  – Jajaran Polres Sumenep, Polda Jawa Timur, menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui modernisasi sektor pertanian. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Kabag SDM Polres Sumenep, Kompol Widiarti S., S.H., yang meninjau langsung kegiatan panen melon berbasis teknologi (smart farming) di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jumat (29/05/2026).

​Budidaya hortikultura di wilayah tersebut kini mulai bertransformasi menggunakan metode Machida, sebuah adaptasi teknologi pertanian presisi asal Jepang. Metode yang dikembangkan oleh petani milenial setempat bernama Khalik ini, terbukti mendongkrak produktivitas secara signifikan dibandingkan dengan metode konvensional.

​Dalam tinjauannya di area green house, Kompol Widiarti mengamati langsung sistem pengelolaan nutrisi otomatis dan perawatan tanaman secara presisi. Kehadiran perwira polisi wanita ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan institusi Polri terhadap inovasi sektor agraria di Madura.

​”Polres Sumenep berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan. Keberhasilan para petani milenial di Desa Kasengan dengan metode smart farming ini adalah langkah maju yang luar biasa. Hal ini membuktikan bahwa sektor pertanian memiliki prospek ekonomi yang cerah bagi generasi muda jika dikelola dengan teknologi yang tepat,” ujar Kompol Widiarti di sela-sela kegiatannya.

​Ia menambahkan, penerapan pertanian presisi (precision agriculture) seperti metode Machida merupakan solusi konkret atas tantangan keterbatasan lahan dan fluktuasi cuaca yang kerap dihadapi petani tradisional. Pasalnya, metode ini mampu menghasilkan 20 hingga 30 buah melon berkualitas seragam dari hanya satu batang tanaman, yang langsung memenuhi standar pasar modern.

​Di lokasi yang sama, pihak Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang mendampingi kunjungan tersebut menyatakan bahwa keberadaan petani milenial yang adaptif terhadap teknologi adalah aset strategis daerah. Modernisasi ini terbukti mampu memangkas biaya operasional sekaligus menjaga konsistensi mutu hasil panen.

​Melalui sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, penyuluh, dan para pegiat pertanian, Polres Sumenep berharap pola budidaya modern ini dapat direplikasi di desa-desa lain. Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas pasokan pangan di tingkat daerah, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan ekonomi masyarakat perdesaan secara berkelanjutan. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *