Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Peringatan HUT ke-157 Jembatan Lama: Sinergi Forkopimda dan Seniman Jaga Warisan Sejarah Kediri

×

Peringatan HUT ke-157 Jembatan Lama: Sinergi Forkopimda dan Seniman Jaga Warisan Sejarah Kediri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KEDIRI || JDN – Menandai usia ke-157 tahun Jembatan Lama Kota Kediri, jajaran Forkopimda Kota Kediri menggelar aksi nyata pelestarian sejarah melalui kegiatan “Mlaku Bareng” dan dialog budaya, Sabtu (14/3/2026) malam. Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas serta warisan lokal.

​Hadir mewakili Kapolres Kediri Kota, Wakapolres Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., turut mendampingi Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., dan Wakil Wali Kota KH. Qowimuddin Thoha dalam prosesi perayaan ikon bersejarah tersebut.

Example 300x600

​Rangkaian acara dimulai tepat di atas badan Jembatan Lama yang telah berdiri sejak era kolonial. Kehadiran Kompol Putu Gde Caka di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan penuh Polri terhadap kegiatan positif yang mempererat kohesi sosial.

​”Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan masyarakat, sekaligus upaya memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Kediri,” ujar Wakapolres dalam keterangannya.

​Setelah melakukan seremoni di kawasan jembatan, rombongan melakukan tradisi Mlaku Bareng (jalan santai bersama) menuju Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri. Aksi ini diikuti antusias oleh perwakilan Kodim 0809, Kalaksana BPBD, serta Kapolsek jajaran.

​Setibanya di Kantor Disbudparpora, suasana berubah menjadi lebih khidmat dengan digelarnya agenda “Ngaji Bareng Seniman Jaranan se-Kota Kediri”. Forum ini bukan sekadar diskusi formal, melainkan momentum silaturahmi dan refleksi spiritual bagi para pelaku seni yang menjadi garda terdepan pelestari budaya Kediri.

​Melalui dialog ini, diharapkan tercipta keselarasan antara pemerintah, aparat, dan pegiat seni untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi ini dianggap krusial agar pelestarian budaya lokal dapat berjalan beriringan dengan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​Jembatan Lama Kediri kini telah menginjak usia 157 tahun. Lebih dari sekadar infrastruktur penghubung antarwilayah, jembatan ini adalah saksi bisu perjalanan panjang sejarah Kota Kediri.

​Perayaan tahun ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen kota bahwa menjaga warisan sejarah adalah tanggung jawab kolektif. Dengan usia yang sudah lebih dari satu setengah abad, keberadaan Jembatan Lama terus dirawat sebagai identitas kota yang membanggakan.(MLDN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *