SAMPANG || JDN – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali terwujud di Kabupaten Sampang, Madura. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tanah Merah, Kecamatan Torjun, resmi rampung dan ditandai dengan menggelar doa bersama serta peresmian pada Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lokasi Karya Bakti Skala Besar tersebut menjadi momentum krusial bagi warga setempat. Kehadiran jembatan ini diproyeksikan memperlancar mobilitas masyarakat, membuka akses ekonomi, hingga mempermudah jalur pendidikan bagi para pelajar dan santri.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, KH. Abul Khoir, sebagai wujud rasa syukur atas suksesnya program unggulan TNI Angkatan Darat (TNI AD) tersebut.
Turut hadir dalam peresmian tersebut jajaran Forkopimcam dan tokoh masyarakat, antara lain, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T. (Dandim 0828/Sampang), Hairil Anwar, S.Sos. (Camat Torjun), Kompol Iwan Kusdianto, S.H. (Kapolsek Torjun), Kapten Inf Ach., Sofyan (Danramil 0828-04/Torjun) beserta anggota, KH. Abul Khoir. (Tokoh Agama), KH. Fadili. (Tokoh Agama), Badrul (Pj. Kepala Desa Tanah Merah), Serta tokoh dan warga masyarakat Desa Tanah Merah.
Dalam sambutannya, Dandim 0828/Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T., menegaskan bahwa doa bersama ini merupakan ungkapan syukur sekaligus penanda dimulainya penggunaan Jembatan Perintis Garuda untuk kepentingan umum.
”Sore ini kita melaksanakan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan tokoh yang telah membantu serta menyukseskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda,” ujar Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar.
Dandim menekankan pentingnya rasa memiliki (sense of belonging) dari masyarakat agar fungsi fisik jembatan dapat bertahan lama.
”Jembatan ini dari kita untuk kita. Harapannya, jembatan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, para murid, santri, dan siapa pun yang membutuhkan akses untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” tegasnya.
Selain itu, ia membeberkan aspek keberlanjutan infrastruktur tersebut. Keberadaan Jembatan Perintis Garuda telah resmi masuk dalam pendataan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sampang, sehingga pemeliharaannya dapat diajukan secara berkala melalui mekanisme pemerintah daerah.
Dandim menambahkan, rampungnya jembatan ini bukanlah akhir dari pengabdian TNI di wilayah. Program Karya Bakti dan kemanunggalan TNI AD akan terus bergulir untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.
”Semoga dengan adanya jembatan ini, Desa Tanah Merah semakin maju. Silakan manfaatkan dan jaga jembatan ini dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan,” imbaunya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Torjun, Hairil Anwar, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi kepada Kodim 0828/Sampang dan seluruh pihak yang terlibat.
”Atas nama Forkopimcam Torjun, kami menyampaikan terima kasih atas terlaksananya pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini. Jembatan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan insyaallah akan memberikan manfaat besar bagi kelancaran aktivitas warga. Semoga segala upaya dan kebaikan yang telah dilakukan mendapat pahala dari Allah SWT,” ungkap Hairil.
Peresmian yang berlangsung penuh kehangatan ini membuktikan bahwa sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif warga mampu mempercepat pembangunan di daerah terpencil. Jembatan Perintis Garuda kini tidak sekadar menyambung dua sisi jalan, tetapi juga menghubungkan asa dan kesejahteraan warga Desa Tanah Merah. (RED/MLDN)














