SAMPANG || JDN — Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar Musrenbang RKPD Tahun 2027 di Kecamatan Sampang, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah.
Musrenbang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiyawan, pimpinan dan anggota DPRD, kepala OPD, Camat Sampang, Forkopimcam, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta rekan-rekan jurnalis.
Sekda Sampang Yuliadi Setiyawan menegaskan bahwa Musrenbang merupakan bentuk pembangunan partisipatif yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama perencanaan.
“Setiap rencana pembangunan harus benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat dan menjawab persoalan di lapangan,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa tema RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2027 adalah “Mendorong Peningkatan Daya Saing Daerah dan Kualitas Layanan Dasar yang Merata”, dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM, penurunan kemiskinan, penguatan infrastruktur dasar, serta tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Menurutnya, Sampang masih menghadapi persoalan serius terkait kemiskinan dan rendahnya kualitas SDM, sehingga pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik.
“Sampang masih menjadi kabupaten termiskin di Jawa Timur. Karena itu pembangunan SDM harus menjadi prioritas utama,” tegas Yuliadi.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat pemangkasan dana transfer pusat, Pemkab Sampang berkomitmen tetap mengakomodasi usulan pembangunan masyarakat dalam perencanaan ke depan. (MLDN/SUP)













