GRESIK || JDN – Polres Gresik merangkul ratusan pengemudi ojek online (ojol) untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Upaya membangun ruang kolaborasi ini dikemas dalam ajang silaturahmi dan dialog interaktif bertajuk gerakan “Jogo Gresik” di Circuit Cafe, Kecamatan Kebomas, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 driver ojol ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. Acara tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama (PJU) Polres Gresik, antara lain Kasat Binmas AKP M. Nur Setyabudi, Kasat Intel AKP Bagas Indra Wicaksono, Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza, Kasi Propam Iptu Eriq Panca Nur Patria, serta Kanit Kamsel Satlantas Ipda Andreas Dwi Anggoro.
Dalam arahannya, AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi peran vital para driver ojol yang beraktivitas di berbagai penjuru wilayah Kabupaten Gresik. Pihaknya menilai keberadaan pengemudi ojol di lapangan sangat strategis untuk mendukung tugas kepolisian.
”Keberadaan teman-teman ojol di lapangan sangat vital. Kami berharap jika melihat adanya tindak pidana atau potensi gangguan kamtibmas, dapat segera melapor ke kantor polisi terdekat, menghubungi hotline 110 atau 0811-8800-2006 (Lapor Cak Rama), serta ikut mengamankan pelaku jika memungkinkan,” tegas AKBP Ramadhan.
Selain menyampaikan instruksi pelaporan, Kapolres mendoakan keselamatan para driver saat mencari nafkah sekaligus mengimbau agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas demi terwujudnya gerakan “Jogo Gresik”.
Inisiatif ini menyedot respons positif dari komunitas pengemudi. Koko, perwakilan driver ojol yang hadir, menyatakan kesiapan rekan-rekannya untuk memosisikan diri sebagai mitra kepolisian di jalanan.
”Kami siap untuk bersama-sama menjaga keamanan dan membantu menciptakan suasana yang kondusif di Kabupaten Gresik,” ungkap Koko.
Sesi dialog interaktif juga menjadi wadah penyampaian aspirasi lapangan. Salah satu driver, Anamin, mengeluhkan perilaku sebagian penumpang yang enggan menggunakan helm saat dibonceng.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres mengingatkan pentingnya mengedukasi penumpang secara santun mengenai keselamatan berkendara, serta mengimbau driver menyediakan helm yang bersih dan layak pakai.
Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro menekankan pentingnya respons cepat saat terjadi kecelakaan lalu lintas. Ia menegaskan komitmen kepolisian dalam mengedukasi masyarakat serta menghapus kekhawatiran terkait biaya pengurusan laka lantas.
”Jika mengalami atau melihat kecelakaan, segera laporkan. Kami tegaskan bahwa proses pengambilan kendaraan terkait kecelakaan lalu lintas tidak dipungut biaya alias gratis,” ujar Ipda Andreas.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi komunitas ojol, Polres Gresik menyerahkan bantuan sosial berupa paket beras kepada seluruh peserta yang hadir. Rangkaian acara diakhiri dengan ramah tamah, makan siang bersama, dan foto bersama.
Melalui agenda ini, Polres Gresik berharap kolaborasi yang terjalin semakin solid, sehingga para pengemudi ojol dapat menjadi ‘mata dan telinga’ kepolisian di lapangan guna mewujudkan Kabupaten Gresik yang aman, tertib, dan kondusif. (MLDN/Berdy)














