Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPeristiwa

Ledakan Balon Udara Bermuatan Petasan Gegerkan Kebomas Gresik, 2 Penghuni Rumah Dilarikan ke Faskes

×

Ledakan Balon Udara Bermuatan Petasan Gegerkan Kebomas Gresik, 2 Penghuni Rumah Dilarikan ke Faskes

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN – Jagat media sosial dan warga Kabupaten Gresik digegerkan oleh insiden ledakan balon udara bermuatan petasan yang jatuh di kawasan permukiman padat penduduk, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Jawa Timur, Selasa (16/6/2026).

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut merusak atap rumah warga dan melukai dua orang penghuni akibat terkena serpihan material bangunan serta pecahan kaca.

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal pihak kepolisian, balon udara rakitan tersebut sempat terlihat tersangkut di tiang listrik karena diterpa angin kencang. Tak lama kemudian, balon kembali terbang rendah lalu jatuh tepat di atas atap rumah salah satu warga.

​Sesaat setelah mendarat, rentetan petasan yang digantung pada balon tersebut meledak sebanyak dua kali dengan daya ledak yang cukup kuat. Akibatnya, atap rumah warga berlubang besar dan material plafon runtuh ke dalam rumah. Dua penghuni rumah berinisial RPR dan YS dilaporkan mengalami luka robek serius pada bagian tangan dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

​Insiden ini mendadak viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi netizen. Muncul rumor kuat yang menyebutkan bahwa balon udara pembawa petasan tersebut diterbangkan dari wilayah Madura. Kendati demikian, aparat kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap asal-usul balon udara serta memburu pemilik ataupun pihak yang bertanggung jawab atas penerbangan balon berbahaya tersebut.

​Kapolsek Kebomas, AKP Tatak Sutrisno, menegaskan bahwa jajarannya tengah bergerak cepat di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.

​”Masih belum tahu, pihak kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal dan siapa pemilik asli dari balon udara tersebut,” ujar AKP Tatak Sutrisno saat memberikan keterangan resmi kepada media, Rabu (17/6/2026).

​Di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk beberapa petasan berukuran besar yang masih aktif dan belum sempat meledak, guna kepentingan investigasi lebih lanjut. (MLDN/Berdy)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *