Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHukum & Kriminal

Kasus Penembakan di Robatal Sampang: Polisi Buru Pelaku, Temukan Alat Hisap Narkoba saat Penggerebekan

×

Kasus Penembakan di Robatal Sampang: Polisi Buru Pelaku, Temukan Alat Hisap Narkoba saat Penggerebekan

Sebarkan artikel ini

SAMPANG || JDN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang tengah memburu GF, terduga pelaku penembakan terhadap seorang warga bernama Ahmad Yulianto di Dusun Dagian, Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang. Kasus yang terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB ini kini berkembang pada dugaan keterlibatan pelaku dalam jaringan peredaran narkotika.

​Akibat insiden tersebut, korban Ahmad Yulianto mengalami luka tembak pada tumit kaki kiri dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. hingga Senin (8/6/2026), keberadaan pelaku GF masih dalam pengejaran intensif oleh pihak kepolisian.

​Penyelidikan kasus ini mendapat titik terang baru saat petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menggeledah kediaman GF. Di lokasi tersebut, polisi menemukan dan mengamankan sejumlah alat hisap sabu (bong) yang diduga kuat digunakan untuk mengonsumsi barang haram tersebut.

​Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya temuan tersebut namun menegaskan bahwa fokus utama polisi saat ini adalah menangkap pelaku dan mendalami seluruh barang bukti yang ada.

​”Menurut petugas yang olah TKP di rumah terduga pelaku, benar ditemukan diduga alat hisap. Namun hal itu akan dilidik selain penganiayaan diduga menggunakan senpi dan keberadaan alat tersebut,” ujar AKP Eko saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).

​Meski alat hisap telah disita, AKP Eko menyatakan bahwa kepolisian belum bisa menyimpulkan secara final mengenai keterlibatan pelaku dalam tindak pidana narkotika sebelum pemeriksaan lebih lanjut dilakukan. Selain alat hisap, polisi juga mengamankan satu proyektil peluru di lokasi penembakan. Jenis senjata api yang digunakan pelaku hingga saat ini masih dalam proses uji laboratorium forensik.

​”Petugas masih dalam pencarian pelaku. Masih perlu keterangan saksi yang menguatkan terhadap terduga pelaku,” tambah AKP Eko.

​Di sisi lain, isu keterlibatan GF dalam dunia narkotika rupanya bukan hal baru bagi masyarakat setempat. Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, pelaku memang sudah lama dicurigai oleh warga sekitar terkait aktivitas peredaran gelap narkoba.

​”Kalau di kampungnya memang banyak yang mengenalnya seperti itu. Sudah cukup lama menjadi pembicaraan warga,” ungkap sumber tersebut, sebagaimana dikutip dari laporan awal media lokal pada Minggu (7/6/2026).

​Hingga saat ini, Satreskrim Polres Sampang masih terus melakukan pengembangan di lapangan guna mengungkap motif di balik penembakan, asal-usul kepemilikan senjata api ilegal, serta potensi pelanggaran pidana berlapis yang dilakukan oleh pelaku GF. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *