Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Kapolri Ajak Buruh Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Global Demi Indonesia Emas 2045

×

Kapolri Ajak Buruh Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Global Demi Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA || JDN -Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan pentingnya persatuan dan soliditas antara elemen buruh dengan pemerintah. Hal ini dinilai krusial guna membentengi kondisi nasional dari dampak eskalasi dinamika global yang kian tidak menentu.

​Ajakan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri agenda buka puasa bersama jajaran Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Jawa Barat, Jumat (6/3/2026). Dalam momentum tersebut, Sigit yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat KSPSI, menyoroti potensi transmisi krisis global ke ranah domestik.

Example 300x600

​Jenderal Sigit menegaskan bahwa situasi internasional saat ini memiliki daya tular yang kuat terhadap stabilitas ekonomi dan sosial di dalam negeri. Sinergi antara pemerintah dan kelas pekerja menjadi kunci utama agar Indonesia tetap resilien.

​“Eskalasi yang terjadi di luar negeri tentu akan berdampak pada situasi dalam negeri. Oleh karena itu kita harus solid dan bekerja sama menghadapi situasi yang ada,” ujar Sigit di hadapan ribuan anggota serikat pekerja.

​Dalam narasinya, Kapolri turut mengulas keberlanjutan program strategis pemerintah, khususnya kebijakan hilirisasi sumber daya alam (SDA). Ia optimistis kebijakan ini adalah solusi jangka panjang untuk memperluas penyerapan tenaga kerja lokal.

​“Dengan pengelolaan sumber daya alam yang lebih optimal di dalam negeri, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja,” ungkapnya. 

Menurut Sigit, hilirisasi bukan sekadar angka pertumbuhan, melainkan instrumen untuk membuka keran lapangan kerja yang lebih luas bagi kalangan buruh.

Pelatihan Kompetensi dan Akses Kesehatan ​Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kesejahteraan buruh, Polri membuka pintu kolaborasi di sektor peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sigit menawarkan fasilitas pendidikan dan pelatihan milik Korps Bhayangkara sebagai sarana transfer of knowledge.

​Pelatihan ini dirancang agar tenaga kerja lokal mampu bersaing di tengah masuknya investasi asing. 

“Dengan pelatihan dan peningkatan kompetensi, SDM kita akan semakin siap dan profesional untuk bersaing dengan negara lain,” jelas Sigit.

Akses Layanan Kesehatan: Selain pendidikan, Kapolri juga menginstruksikan agar fasilitas kesehatan (faskes) milik Polri dapat dimanfaatkan oleh kalangan buruh. Langkah ini diharapkan mampu memperpendek jarak akses layanan medis bagi para pekerja.

​Menutup pernyataannya, Kapolri menekankan bahwa kolaborasi tripartit antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja adalah syarat mutlak mencapai visi Indonesia Emas 2045. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk berhenti bekerja secara sektoral dan mulai bergerak dalam satu rampak barisan.

​“Ke depan kita harus bersama-sama mempersiapkan semuanya sehingga Indonesia benar-benar mampu mewujudkan cita-cita besar menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.(MLDN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *