Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Jaga Ketahanan Pangan, Babinsa Doko dan Warga Gotong Royong Normalisasi Saluran Irigasi

×

Jaga Ketahanan Pangan, Babinsa Doko dan Warga Gotong Royong Normalisasi Saluran Irigasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BLITAR || JDN – Dalam upaya mendukung produktivitas pertanian dan menjaga kelestarian lingkungan, Babinsa Desa Doko Koramil 0808/13 Doko, Serka Winarto, menginisiasi aksi “Bersatu dengan Alam”. Aksi ini diwujudkan melalui kerja bakti pembersihan sampah dan gulma di aliran sungai utama Dusun Doko, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Rabu (15/4/2026).

​Kegiatan ini difokuskan pada pengangkatan sampah domestik serta pembabatan rumput liar yang mulai menutupi badan sungai. Langkah taktis ini diambil guna memastikan distribusi air menuju area persawahan warga tidak terhambat, terutama saat memasuki masa tanam yang krusial.

Example 300x600

​Serka Winarto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembersihan rutin, melainkan langkah nyata TNI dalam mengawal ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

​”Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan. Dengan aliran air yang lancar, diharapkan para petani dapat lebih optimal dalam mengelola sawah mereka,” ujar Serka Winarto di sela-sela kegiatannya.

​Ia menambahkan, selain fungsi teknis irigasi, gotong royong ini menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, sinergi di lapangan adalah kunci dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat desa.

​Aksi cepat Babinsa ini mendapat apresiasi tinggi dari warga Dusun Doko. Kehadiran personel TNI di tengah lapangan dinilai memberikan motivasi tambahan bagi warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan sanitasi lingkungan.

​”Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berkelanjutan demi menjaga kebersihan lingkungan dan kesejahteraan kami sebagai petani,” ungkap salah satu warga setempat.

​Melalui aksi Bersatu dengan Alam ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga infrastruktur pengairan tetap terjaga, sehingga potensi gagal panen akibat kendala irigasi dapat diminimalisir secara dini. (MLDN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *