Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Gresik Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Masa Depan

×

Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Gresik Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Masa Depan

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan komitmennya untuk menempatkan pemenuhan dan perlindungan hak anak sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gresik, Senin (27/7/2026).

​Mewakili Bupati Gresik, Wakil Bupati dr. Asluchul Alif bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi.

​Dalam amanat tersebut, Wabup Alif menekankan bahwa investasi terbesar sebuah bangsa tidak hanya tertuju pada pembangunan fisik atau infrastruktur, melainkan pada kualitas tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

​”Ketika seluruh pihak bersatu melindungi anak dan memastikan hak-haknya terpenuhi, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi masa depan bangsa yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan,” ujar Alif di hadapan peserta upacara.

​Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, peringatan HAN ke-42 menjadi momentum untuk mempertegas posisi anak sebagai subjek pembangunan. 

Anak-anak dinilai memiliki hak suara dan partisipasi aktif yang harus didengar sesuai dengan tingkat kematangannya.

​Sebagai langkah konkret penguatan perlindungan anak, pemerintah menggulirkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA). Program strategis ini mengintegrasikan upaya pencegahan kekerasan, penguatan ketahanan keluarga, keamanan di ruang digital, hingga penanganan cepat (quick response) terhadap kasus-kasus kekerasan anak.

​Guna memperluas jangkauan gerakan tersebut, diluncurkan pula Kampanye Berlian (Bersama Lindungi Anak). Kampanye ini bertujuan menggalang keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat dalam menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

​Peringatan tahun ini juga dipublikasikan secara masif melalui tagline resmi “Sayang Anak Sayang Indonesia” serta tagar pendukung #HariAnakNasional2026 dan #SayangAnakSayangIndonesia untuk menggemakan pesan perlindungan anak di media sosial.

​Pelaksanaan HAN 2026 berlandaskan pada 8 nilai utama karakter anak, yaitu berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, cerdas, solidaritas, aman, dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini berpedoman pada 5 prinsip keberlanjutan: ramah anak, desentralisasi, apresiatif, partisipatif dan kolaboratif, serta berdampak nyata bagi masyarakat.

​Di akhir sambutannya, Wabup Alif menyampaikan pesan langsung kepada seluruh anak di Kabupaten Gresik dan Indonesia agar berani bersuara dan melaporkan segala bentuk tindakan kekerasan.

​”Kalian berhak untuk merasa aman dan bahagia, baik di rumah, sekolah, ruang publik, maupun di dunia digital. Berbeda itu biasa, dan berteman itu luar biasa. Jika merasa tidak nyaman atau mengalami kekerasan, jangan diam. Ceritakan kepada orang dewasa yang kalian percaya, atau hubungi layanan SAPA 129. Negara akan selalu hadir untuk kalian,” pungkasnya. (Berdy/Pungky)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *