Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Antisipasi Gesekan Atribut, Kapolsek Menganti Pimpin Pengamanan Ketat Gebyar UMKM Sidojangkung

×

Antisipasi Gesekan Atribut, Kapolsek Menganti Pimpin Pengamanan Ketat Gebyar UMKM Sidojangkung

Sebarkan artikel ini

GRESIK || JDN –  Kepolisian Sektor (Polsek) Menganti mengambil langkah taktis guna menjamin keamanan wilayah menjelang puncak perayaan Anniversary ke-3 Karang Taruna Angkasa Muda Sidojangkung. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, aparat gabungan menggelar apel pengamanan berskala besar untuk mengawal jalannya event “Gebyar UMKM Sidojangkung Special Party Night 2026” di Lapangan Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Sabtu (23/05/2026) sore.

​Acara yang berlangsung selama dua hari (23–24 Mei 2026) ini diprediksi akan menyedot animo hingga ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Oleh karena itu, pengamanan ketat diberlakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​Dalam arahannya di hadapan ratusan personel gabungan, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman menginstruksikan jajarannya untuk menerapkan pola pengamanan yang humanis, namun tetap tegas dalam mengambil tindakan jika terjadi riak-riak gangguan keamanan. Salah satu fokus utama petugas adalah mengantisipasi gesekan antar-kelompok dengan melarang penggunaan simbol-simbol tertentu.

​“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia. Kami tegaskan juga, pengunjung dilarang keras mengenakan atribut perguruan (silat/tertentu) demi kelancaran dan kondusivitas acara,” ujar AKP Arif Rahman kepada media, Sabtu (23/05/2026).

​Selain potensi konflik akibat atribut, pihak kepolisian juga telah memetakan sejumlah titik rawan lainnya. Di antaranya adalah potensi kemacetan lalu lintas di jalur akses utama, tindak kriminalitas di tengah kerumunan, hingga pengawasan ketat terhadap penggunaan sistem pengeras suara berkapasitas besar (sound horeg) yang berpotensi memicu kerawanan sosial.

​Berdasarkan regulasi resmi dari pihak panitia dan kepolisian, pintu masuk utama (venue) baru dibuka pada pukul 17.00 WIB setelah dilakukan sterilisasi area untuk memastikan kesiapan teknis. Sementara itu, rangkaian acara utama dijadwalkan dimulai pada pukul 19.00 WIB.

​Menyikapi potensi kerawanan pada malam hari, Kapolsek Menganti mengeluarkan peringatan keras terkait batas waktu operasional atau jam malam yang wajib dipatuhi oleh pihak penyelenggara.

​”Panitia harus patuhi aturan jam pelaksanaan yang sudah ditetapkan, acara harus bersih (selesai) jam 23.00 WIB. Jika dilanggar, maka panitia akan kami kenakan sanksi tegas! Tidak hanya itu, bila sampai terjadi kerusuhan atau tawuran, kegiatan akan langsung kami hentikan seketika!” tegas AKP Arif Rahman.

​Guna mengantisipasi penyelundupan barang-barang berbahaya, petugas gabungan disiagakan penuh di seluruh pintu masuk dan batas wilayah. Polsek Menganti mengingatkan dengan keras agar pengunjung tidak nekat membawa senjata tajam (sajam), mengonsumsi minuman keras (miras), atau melakukan tindakan provokatif yang dapat memicu bentrokan.

​Melalui pengamanan berlapis dan sinergitas antara TNI, Polri, jajaran Muspika Kecamatan Menganti, serta unsur pengamanan swakarsa (pam swakarsa) lainnya, gelaran Gebyar UMKM Sidojangkung 2026 diharapkan dapat berjalan sukses, aman, tertib, dan kondusif hingga akhir acara. (Berdy/Pungky)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *