Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Perkuat Gizi dan Ekonomi Desa, Wabup Sidoarjo Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Prasung

×

Perkuat Gizi dan Ekonomi Desa, Wabup Sidoarjo Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Prasung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO || JDN -Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Kamis (16/4/2026). Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat layanan gizi terintegrasi sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan berbasis desa.

​Dalam peresmian tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Mak Mimik menekankan bahwa standar higienitas dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah harga mati dalam penyelenggaraan layanan gizi ini.

Example 300x600

​Mak Mimik menginstruksikan seluruh petugas untuk disiplin dalam menggunakan perlengkapan pelindung, mulai dari masker hingga sarung tangan, demi menjamin keamanan pangan yang diproduksi.

​”Kebersihan harus dijaga. Seluruh petugas wajib mengikuti standar karena ini menyangkut kesehatan anak-anak. Masyarakat juga harus ikut mengawasi agar pelayanan berjalan baik,” tegas Mak Mimik di sela-sela peninjauan fasilitas.

​Tak sekadar pemenuhan nutrisi, SPPG Desa Prasung dirancang untuk memberikan efek domino bagi perekonomian lokal. Mak Mimik menekankan pentingnya kolaborasi antara pengelola dapur gizi dengan UMKM dan koperasi setempat.

​”Dapur SPPG ini membuka lapangan kerja baru. Kami bekerja sama dengan UMKM serta Koperasi Desa Merah Putih. Bahan pangan seperti ikan, tempe, dan tahu kita ambil langsung dari produksi desa sendiri,” imbuhnya.

​Berdasarkan hasil inspeksi teknis, fasilitas di SPPG Prasung telah dinyatakan siap beroperasi 100%. Kelengkapan infrastruktur pendukung, mulai dari ruang penyimpanan dingin (cold storage) hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

​Kepala SPPG Desa Prasung, Andri Febriansyah, mengungkapkan bahwa fasilitas ini memiliki target jangkauan yang cukup luas. Sebanyak 3.000 penerima manfaat yang terdiri dari siswa di delapan sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita menjadi prioritas utama.

​”Distribusi makanan menjangkau wilayah hingga radius 6 kilometer dari dapur layanan. Untuk operasionalnya, kami melibatkan sekitar 50 tenaga kerja yang terdiri dari staf dan relawan,” jelas Andri.

​Andri juga merinci jadwal produksi yang sangat ketat untuk memastikan kesegaran makanan:

17.00 WIB: Tahap persiapan bahan baku.

00.00 WIB: Proses pengolahan/memasak.

02.00 WIB: Tahap pemorsian (plating).

07.00 WIB: Proses distribusi ke sekolah dan warga.

​Menutup peresmian, Mak Mimik berharap kehadiran SPPG ini menjadi solusi konkret dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan di Sidoarjo.

​”Kami optimistis dengan dukungan semua pihak, program ini dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan. Dampaknya harus nyata, tidak hanya gizinya yang terpenuhi, tapi kesejahteraan masyarakatnya juga terangkat,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *