Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Perkuat Gizi Santri, Kapolres Kediri Kota Hadiri Peresmian SPPG NU di Ponpes Lirboyo

×

Perkuat Gizi Santri, Kapolres Kediri Kota Hadiri Peresmian SPPG NU di Ponpes Lirboyo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KEDIRI KOTA || JDN – Kepolisian Resor (Polres) Kediri Kota menegaskan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional di bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Pondok Pesantren Lirboyo, Selasa (14/4/2026).

​Langkah ini dipandang sebagai sinergi krusial antara Polri, Pemerintah, dan institusi keagamaan dalam mencetak Generasi Emas melalui penguatan ekosistem gizi di lingkungan pesantren.

Example 300x600

​Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menjadi momentum penting dengan hadirnya sejumlah tokoh kunci, di antaranya KH. Abdullah Kafabihi Mahrus (Pengasuh Ponpes Lirboyo), ​KH. Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU), ​Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya (Wakil Kepala Badan Gizi Nasional), AKBP Bramastyo Priaji (Kapolres Kediri), Dicky Kartikoyono (Perwakilan OJK).

​Serta jajaran Forkopimda Kota Kediri.

​Dalam sambutannya, Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, menekankan bahwa peran pesantren melampaui batas pendidikan agama semata.

​”Pesantren memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa dan terus berkomitmen mencetak generasi unggul. Kami berharap perhatian pemerintah terhadap pengembangan pesantren terus berkelanjutan,” tegasnya.

​Senada dengan hal tersebut, pihak PBNU memaparkan rencana ambisius untuk membangun 1.000 dapur umum di berbagai titik. Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga diintegrasikan dengan penguatan literasi serta inklusi keuangan syariah bagi masyarakat santri.

​Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, menjelaskan bahwa SPPG adalah instrumen negara yang langsung bersentuhan dengan masyarakat akar rumput, terutama kelompok rentan.

​”Program SPPG adalah langkah nyata pemerintah dalam menyiapkan kualitas sumber daya manusia demi menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujar Sony.

​Peresmian ini dipuncaki dengan penandatanganan prasasti untuk 25 titik SPPG oleh Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf. Kehadiran SPPG ini diharapkan menjadi motor penggerak perbaikan gizi yang masif dan terorganisir.

​Selaku pucuk pimpinan kepolisian di wilayah tersebut, AKBP Anggi Saputra Ibrahim memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif. Kehadiran personel Polri di lokasi bukan sekadar urusan protokoler, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap kelancaran program strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

​Hingga acara berakhir, situasi di kawasan Pondok Pesantren Lirboyo terpantau aman dan tertib. Sinergi ini diharapkan menjadi pemantik bagi program-program pemberdayaan lainnya di wilayah Kediri dan sekitarnya. (MLDN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *