SIDOARJO || JDN – Stadion Gelora Delta Sidoarjo kembali menjadi saksi persaingan sengit talenta muda Asia Tenggara. Dalam laga lanjutan ASEAN U-17 Boys Championship 2026, Selasa (14/4/2026) sore, Tim Nasional Kamboja sukses mengamankan poin penuh setelah menundukkan Brunei Darussalam dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan yang dipantau langsung oleh jajaran PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir ini menyajikan intensitas tinggi sejak menit awal. Kamboja yang tampil dominan sejak kick-off pukul 15.30 WIB, berhasil memecah kebuntuan di babak pertama. Keunggulan satu gol tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang pada pukul 17.23 WIB.
Memasuki babak kedua, Brunei Darussalam mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Namun, disiplinnya lini pertahanan Kamboja menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus. Hingga akhir laga, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tim berjuluk Kouprey Muda.
Kesuksesan laga ini tidak hanya terlihat dari sisi sportivitas, tetapi juga dari aspek keamanan. Skema pengamanan terpadu yang melibatkan personel gabungan Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo, Brimob Polda Jatim, Satpol PP, hingga Dishub, terbukti efektif menjaga ketertiban di area stadion.
Mewakili Kapolresta Sidoarjo, Kabag Ops Kompol Moh. Irfan, S.E., S.I.K., memberikan apresiasi tinggi terhadap kedisiplinan 200 penonton yang hadir serta kesiapsiagaan personel di lapangan.
”Prioritas utama kami adalah memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan dengan aman dan nyaman, baik bagi pemain maupun penonton. Berdasarkan pantauan kami, situasi dari awal hingga akhir tetap tertib, lancar, dan kondusif,” ujar Kompol Moh. Irfan di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Kapten Inf Sanusi (Danramil 0816/13 Wonoayu) yang mewakili Dandim 0816/Sidoarjo, menegaskan bahwa soliditas antar instansi menjadi kunci keberhasilan pengamanan obyek vital selama turnamen berlangsung.
”Sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam pengamanan ASEAN U-17 ini sangat solid. Kami memastikan tidak ada kendala menonjol di lapangan sehingga fokus utama tetap pada jalannya sportivitas pertandingan,” tegas Kapten Inf Sanusi.
Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 17.25 WIB dengan situasi yang dilaporkan aman terkendali. Para pemain dan ofisial meninggalkan stadion dengan pengawalan ketat sesuai prosedur tetap (protap). Kesuksesan penyelenggaraan hari ini mempertegas kesiapan Sidoarjo sebagai tuan rumah ajang internasional yang ramah dan aman bagi seluruh kontestan.(*)

















