Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaTNI/ Polri

Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, Kapolda Jatim Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Melalui Operasi Ketupat Semeru

×

Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, Kapolda Jatim Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Melalui Operasi Ketupat Semeru

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA  || JDN – Menjelang momentum ganda hari besar keagamaan, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bergerak cepat mematangkan strategi pengamanan. Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (9/3/2026).

​Langkah ini diambil untuk menyelaraskan visi dan memperkuat kolaborasi antarinstansi mengingat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H jatuh dalam periode yang berdekatan pada Maret ini.

Example 300x600

​Dalam arahannya, Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 bukan sekadar rutinitas pengaturan lalu lintas atau pengamanan arus mudik. Lebih dari itu, operasi ini merupakan manifestasi kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang bersifat fundamental.

​“Operasi ini bukan sekadar mengatur kelancaran lalu lintas arus mudik, melainkan sebuah gelar pelayanan publik, spiritual, sosial, dan pemeliharaan kamtibmas yang sifatnya fundamental di tengah masyarakat,” ujar Irjen Nanang di hadapan unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.

​Guna mengantisipasi dinamika di lapangan, Polda Jatim akan menggelar Operasi Kepolisian Terpusat ini selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

​Kapolda menekankan bahwa tahun 2026 menghadirkan tantangan unik. Adanya dua agenda besar keagamaan di bulan yang sama menuntut kesiapan ekstra dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).

​“Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita sebagai aparatur negara agar rangkaian ibadah tersebut dapat berjalan dengan lancar, aman, nyaman, dan kondusif,” tuturnya.

​Selain fokus pada keamanan ibadah, kelancaran arus mudik dan balik tetap menjadi prioritas utama. Sinergi lintas sektoral diharapkan mampu meminimalisir kendala di jalur-jalur utama Jawa Timur.

​“Kita harus memastikan arus mudik dan balik berjalan lancar, aman, dan sehat demi mewujudkan slogan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” tegas Jenderal bintang dua tersebut.

​Rakor ini dihadiri oleh pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Kapolres jajaran, instansi terkait, serta tokoh agama. Melalui koordinasi yang solid, diharapkan Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat yang merayakan hari raya maupun yang melakukan perjalanan mudik.(MLDN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *