GRESIK || JDN – Kemeriahan mewarnai jalanan protokol Kabupaten Gresik pada Jumat sore (27/2/2026). Ratusan warga dan pelajar memadati rute kirab untuk menyambut penghargaan Adipura 2026, sebuah supremasi tertinggi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Ada pemandangan unik dalam seremoni syukur kali ini. Selaras dengan semangat keberlanjutan, rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik memilih meninggalkan kendaraan dinas konvensional.
Piala Adipura diarak menggunakan dua unit mobil listrik, sementara jajaran pimpinan daerah tampil nyentrik dengan menaiki 17 unit becak listrik.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, yang hadir langsung dalam rangkaian kegiatan, menegaskan bahwa pilihan kendaraan listrik merupakan simbol modernitas yang tetap merakyat sekaligus komitmen nyata terhadap pengurangan emisi.
”Kehadiran kami di sini adalah bentuk sinergi dan dukungan penuh Polri terhadap program pelestarian lingkungan di wilayah Gresik,” ujar AKBP Ramadhan Nasution di sela-sela kegiatan.
Rute kirab mengambil titik start dari Stadion Gelora Joko Samudro, melintasi Simpang 4 Sidomoro, Jalan Panglima Sudirman, Simpang 4 GNI, dan mencapai garis finish di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Sepanjang jalur, antusiasme masyarakat terlihat tinggi menyaksikan parade yang tertib di bawah pengamanan ketat personel gabungan.
Bupati Gresik, Fandi Ahmad Yani, dalam orasinya menyampaikan bahwa penghargaan Adipura 2026 merupakan kado istimewa bagi HUT ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik serta Hari Jadi Kota Gresik ke-539.
Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini memberikan kredit khusus kepada para petugas lapangan.
“Capaian ini adalah hasil dedikasi luar biasa dari ‘Pasukan Kuning’ dan Pasukan Hijau. Meski pengelolaan sampah di TPA sudah berjalan baik, menjaga kebersihan tetap menjadi tanggung jawab kolektif seluruh stakeholder dan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi nyata, kegiatan diakhiri dengan pemberian bantuan sembako kepada para petugas kebersihan. Selain itu, jajaran Forkopimda juga menyerahkan unit gerobak sampah untuk sejumlah desa dan pondok pesantren guna memperkuat tata kelola sampah di tingkat akar rumput.
Senada dengan Bupati, Kapolres Gresik mengapresiasi efektivitas sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat yang membuahkan hasil membanggakan ini.
”Polres Gresik berkomitmen terus mengawal program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan kesehatan lingkungan. Lingkungan yang asri dan bersih tentu berkontribusi pada terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman,” pungkas AKBP Ramadhan.
Seluruh rangkaian kirab dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga akhir acara, menandai babak baru komitmen Gresik menuju kota industri yang ramah lingkungan.(Berdy)

















