SUMENEP || JDN -Guna meminimalisir risiko kecelakaan di tengah misi kemanusiaan, Satlantas Polres Sumenep menggelar pelatihan Safety Driving bagi seluruh sopir ambulans se-Kabupaten Sumenep. Kegiatan yang menjadi bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini dilaksanakan di Lapangan Satpas Polres Sumenep, Kamis (11/2/2026).
Langkah preventif ini diambil mengingat tingginya urgensi mobilisasi ambulans di jalan raya yang seringkali harus berpacu dengan waktu namun tetap terikat pada aturan keselamatan.
Kapolres Sumenep melalui Kasat Lantas AKP Beny Kuncoro, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa keterampilan mengemudi ambulans memerlukan standar khusus yang melampaui pengemudi biasa. Fokus utama pelatihan ini adalah menyeimbangkan antara kecepatan respon dan etika berlalu lintas.
“Melalui kegiatan safety driving ini, kami ingin mewujudkan harmoni masyarakat yang empati, responsif, dan unggul dalam berlalu lintas. Sopir ambulans memiliki peran vital dalam penanganan kondisi darurat, sehingga keselamatan berkendara menjadi hal yang utama,” ujar AKP Beny Kuncoro dalam arahannya.
Pelatihan yang dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan dan jajaran Kanit Kamsel serta Kanit Turjawali ini mencakup beberapa poin krusial, di antaranya Cara mengendalikan kendaraan dalam kecepatan tinggi tanpa membahayakan stabilitas, Penyesuaian ritme berkendara sesuai dengan kondisi darurat pasien, Pemahaman mendalam mengenai kapan dan bagaimana menggunakan hak prioritas jalan sesuai Undang-Undang, Menjaga ketenangan pengemudi saat menghadapi kemacetan atau situasi kritis.
Kegiatan ini merupakan komitmen Satlantas Polres Sumenep dalam menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif.
Dengan sopir ambulans yang terampil dan beretika, diharapkan gesekan antar pengguna jalan di wilayah hukum Sumenep dapat ditekan seminimal mungkin.
Hingga berita ini diturunkan, rangkaian pelatihan berlangsung dengan tertib dan interaktif, memperlihatkan antusiasme para sopir ambulans dalam meningkatkan kompetensi mereka demi pelayanan publik yang lebih baik.(*)

















