Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahPendidikan

​4 Bulan Meneliti di Sampang, Taruna PTDI-STTD Berikan Rekomendasi Strategis Transportasi Darat

×

​4 Bulan Meneliti di Sampang, Taruna PTDI-STTD Berikan Rekomendasi Strategis Transportasi Darat

Sebarkan artikel ini

SAMPANG || JDN –  Sebanyak 12 Taruna dan Taruni dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) Bekasi resmi mengakhiri masa Praktik Kerja Lapangan atau On The Job Training (OJT) di Kabupaten Sampang. Kehadiran para calon ahli transportasi ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi tata kelola lalu lintas di Kota Bahari.

​Selama rentang waktu Januari hingga Mei 2026, para taruna yang terdiri dari 6 taruna dan 6 taruni tersebut telah merampungkan serangkaian penelitian lapangan. Hasil kajian ini nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sampang sebagai basis rekomendasi kebijakan transportasi darat.

​Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Drs. R. Chalilurachman, M.Si, mengungkapkan bahwa Sampang merupakan daerah yang istimewa karena menjadi satu-satunya lokasi OJT PTDI-STTD di Pulau Madura tahun ini.

​”Dari hanya 12 titik lokasi OJT di seluruh Indonesia, Madura hanya diwakili Kabupaten Sampang. Kami sangat berharap kajian penelitian ini menghasilkan rekomendasi konkret bagi kemajuan transportasi di daerah kita,” ujar Chalilurachman, Kamis (07/05).

​Beliau juga mendorong agar para taruna mampu mengangkat hasil penelitian dari Kabupaten Sampang ke tingkat nasional sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.

​Ketua Kelompok Taruna PTDI-STTD, Chrismanto, memastikan bahwa seluruh data penelitian telah dikonsultasikan secara intensif dengan dosen pembimbing di kampus. Saat ini, timnya tengah menunggu hasil revisi final sebelum diserahkan secara resmi.

​”Dalam waktu dekat, hasil revisi kajian akan segera keluar. Fokusnya adalah evaluasi dan rekomendasi teknis agar sistem transportasi darat di Sampang jauh lebih baik, aman, dan terintegrasi,” tegas Chrismanto.

​Selama empat bulan menetap, para taruna mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat lokal. Chrismanto menyebut suasana kekeluargaan di Sampang membuat mereka merasa sangat diterima.

“Masyarakat sangat antusias. Kami merasa dianggap seperti keluarga sendiri, hal ini sangat membantu kelancaran riset kami di lapangan,” ungkapnya.

Di akhir masa penugasannya, Chrismanto menitipkan pesan edukasi bagi warga Sampang. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu patuh rambu lalu lintas. Sayangi diri Anda dengan membudayakan keselamatan, karena keselamatan adalah prioritas utama,” pungkasnya.

​Penutupan masa OJT ini juga ditandai dengan momen perpisahan yang hangat. Sejak awal kedatangan hingga masa purna tugas, para taruna mendapat dukungan penuh dari Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, Bupati memberikan kenang-kenangan khusus dalam sesi foto bersama di Pendapa Trunojoyo.

​Kehadiran para taruna PTDI-STTD ini diharapkan tidak hanya menjadi syarat akademis, namun menjadi langkah nyata dalam memodernisasi wajah transportasi darat di Kabupaten Sampang menuju standar nasional. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *