Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI/ Polri

Wakapolda Jatim Pantau Percepatan Pembangunan Monumen dan Museum Marsinah di Nganjuk

×

Wakapolda Jatim Pantau Percepatan Pembangunan Monumen dan Museum Marsinah di Nganjuk

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NGANJUK || JDN – Pembangunan Tugu Pahlawan Nasional Marsinah, museum, serta rumah singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, kini memasuki tahap akhir. Guna memastikan proyek berjalan sesuai target, Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., melakukan peninjauan langsung di lokasi pada Selasa (10/3/2026).

​Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda didampingi oleh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni, S.I.K., M.H., M.Han., serta Presiden KSPSI Pusat sekaligus Staf Ahli Kapolri Bidang Ketenagakerjaan, Andi Gani Nena Wea, S.H., M.H. 

Example 300x600

Kehadiran para petinggi Polri dan tokoh buruh ini menegaskan pentingnya nilai historis perjuangan Marsinah bagi bangsa.

​Proyek yang mencakup tugu peringatan, museum, dan renovasi rumah singgah almarhumah Marsinah ini diproyeksikan menjadi ikon baru di Kabupaten Nganjuk. Selain sebagai bentuk penghormatan, tempat ini dirancang sebagai pusat edukasi sejarah perjuangan buruh di Indonesia. Berdasarkan pantauan di lapangan, pembangunan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Maret 2026.

​Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., yang turut mendampingi rombongan, menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung penuh proyek tersebut.

​“Polres Nganjuk mendukung pembangunan ini. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan nasional Marsinah, keberadaan museum ini juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan di lingkungan museum,” ujar AKBP Suria Miftah usai kegiatan.

​Rombongan melakukan pengecekan detail pada struktur tugu dan perkembangan interior rumah singgah yang akan difungsikan sebagai pusat informasi sejarah. Peninjauan ini juga dihadiri oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk Oni Deddy Setyawan, serta perangkat Desa Nglundo.

​Sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah melalui PUPR, dan tokoh ketenagakerjaan diharapkan dapat mempercepat rampungnya fasilitas ini agar segera bisa diakses oleh publik.

​Hingga rombongan meninggalkan lokasi pada pukul 17.50 WIB, situasi di area pembangunan terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Museum Marsinah nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi juga penggerak ekonomi bagi warga sekitar Desa Nglundo.(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *