SIDOARJO || JDN – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan serentak pengurus tiga organisasi alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Pendopo Delta Wibawa, Kamis malam (30/4).
Tiga organisasi yang resmi dilantik untuk masa bakti baru tersebut adalah Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sidoarjo, Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Sidoarjo, dan Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Wabup Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tidak dapat berjalan sendiri dalam merealisasikan program-program daerah. Diperlukan tangan-tangan kreatif dan kritis dari elemen masyarakat, termasuk organisasi berbasis intelektual dan pengusaha.
”Kami berharap organisasi ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan gagasan pembangunan dan turut mengawal pembangunan agar berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Mimik.
Ia juga menambahkan bahwa peran HIPKA secara khusus sangat dinanti untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sementara KAHMI dan FORHATI diharapkan mampu menghadirkan pemikiran yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga Sidoarjo.
Gayung bersambut, Koordinator Presidium MD KAHMI Sidoarjo, Chairil Anwar, menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjadi mitra kritis sekaligus solutif bagi pemerintah. Ia secara spesifik menyoroti isu infrastruktur yang menurutnya masih memerlukan atensi besar, salah satunya adalah penanganan banjir yang belum tuntas.
”Ibu Wakil Bupati tidak perlu khawatir, silakan berkolaborasi dengan alumni HMI untuk mencari solusi yang terbaik bagi Kabupaten Sidoarjo,” tegas Chairil.
Prosesi pelantikan dilakukan oleh pengurus tingkat wilayah Jawa Timur. Berikut adalah komposisi kepemimpinan baru dari ketiga organisasi tersebut yakni Chairil Anwar seorang akademisi, Sudarmawan seorang jurnalis, Budayawan Tri Kisnowo, Hadi serta Dini Purnawansyah dari birokrat dan Urip Prayitno seorang pengacara.
Sementara itu Ketua FORHATI Sidoarjo periode 2025-2030 dijabat drg. Dwi Wahyu Indrawati, sedangkan untuk Ketua HIPKA Sidoarjo periode 2026-2031 dijabat oleh Aditya Hanif Ashari.
Kombinasi latar belakang presidium KAHMI yang beragam mulai dari akademisi hingga pengacara—diharapkan mampu memberikan perspektif yang komprehensif dalam mengawal kebijakan publik di Kabupaten Sidoarjo ke depannya.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan momentum ini sebagai awal kontribusi nyata bagi kemajuan Bumi Jenggolo. (*)














