SAMPANG || JDN – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sampang terus menunjukkan hasil positif. Bertempat di Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Kelompok Tani (Poktan) Rubaruh melaksanakan panen raya jagung hibrida kuartal I tahun 2026, Rabu (11/02/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari akselerasi program pemerintah untuk mencapai swasembada pangan nasional, khususnya di sektor palawija. Panen dilakukan di atas lahan seluas 0,5 hektar milik Bapak Moh. Zehri yang berlokasi di Dusun Rubaruh.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran Polsek Sampang Kota, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sampang, perangkat desa, serta puluhan anggota Poktan. Kehadiran berbagai instansi ini menegaskan bahwa ketahanan pangan kini menjadi prioritas kolektif.
Perwakilan BPP Kecamatan Sampang menekankan bahwa pemilihan benih jagung varietas hibrida pada lahan ini didasarkan pada keunggulan produktivitasnya yang tinggi.
”Kegiatan ini bukan hanya sekadar panen, tetapi wujud nyata sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat. Kami berharap hasil ini berkontribusi signifikan bagi kebutuhan jagung lokal dan mampu mendongkrak pendapatan petani,” ungkap pihak BPP dalam sambutannya.
Bapak Moh. Zehri, selaku pemilik lahan sekaligus anggota Poktan Rubaruh, menyampaikan apresiasinya terhadap pendampingan yang diberikan selama masa tanam hingga panen.
“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Semoga ke depan, pertanian jagung di wilayah kami semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Moh. Zehri di sela-sela aktivitas panen.
Keberhasilan panen di Desa Gunung Maddah ini diharapkan menjadi stimulus bagi desa-desa lain di Kabupaten Sampang.
Dengan optimalisasi lahan dan penggunaan teknologi benih hibrida, kemandirian pangan di tingkat daerah bukan lagi sekadar target, melainkan realitas yang tengah dibangun.
Pemerintah daerah melalui BPP berkomitmen untuk terus mengawal pola tanam petani guna memastikan stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Sampang tetap terjaga sepanjang tahun.(MLDN/SUP)








