Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Perkuat Sinergi Swasembada Pangan, Bupati Sampang Jemput Program Strategis di Kementan RI

×

Perkuat Sinergi Swasembada Pangan, Bupati Sampang Jemput Program Strategis di Kementan RI

Sebarkan artikel ini

JAKARTA SELATAN || JDN – Pemerintah Kabupaten Sampang menunjukkan komitmen serius dalam mendukung kedaulatan pangan nasional. Bupati Sampang menghadiri langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Menteri Pertanian RI di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).

​Rakornas bertajuk “Swasembada Pangan Berkelanjutan” ini menjadi ajang krusial untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah di tengah ancaman krisis pangan global. Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI, Wakil Menteri Pertanian, serta Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) yang fokus pada infrastruktur irigasi.

​Dalam arahannya, Menteri Pertanian menegaskan bahwa swasembada tidak bisa dicapai dengan kerja parsial. Ia menekankan pentingnya integrasi antara teknologi mekanisasi dan ketersediaan air.

​”Swasembada pangan bukan sekadar angka produksi jangka pendek, melainkan sistem berkelanjutan yang mengintegrasikan optimalisasi lahan, teknologi pertanian, dan komitmen penuh kepala daerah dalam menjaga alih fungsi lahan,” ujar Mentan di hadapan para kepala daerah.

​Bupati Sampang yang hadir didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang, menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan hasil Rakornas di wilayahnya. Kehadiran jajaran teknis dari Sampang bertujuan untuk menyelaraskan program pusat dengan karakteristik geografis di Pulau Madura.

​”Kami hadir untuk memastikan bahwa program strategis nasional, terutama terkait optimalisasi lahan dan penguatan infrastruktur irigasi, dapat segera kita jemput dan terapkan di Sampang. Potensi pertanian di Madura masih sangat besar untuk ditingkatkan,” tegas Bupati Sampang di sela-sela kegiatan.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang menambahkan bahwa fokus utama pasca-Rakornas ini adalah koordinasi teknis mengenai bantuan sarana prasarana pertanian.

​”Instruksi dari pusat sangat jelas mengenai akselerasi produksi. Kami akan segera memetakan wilayah-wilayah di Sampang yang membutuhkan intervensi infrastruktur irigasi sebagaimana yang ditekankan oleh Dirjen Lahan dan Irigasi tadi,” ungkapnya.

​Keikutsertaan aktif Pemkab Sampang dalam forum ini diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi petani lokal, mulai dari kemudahan akses pupuk hingga bantuan alsintan (alat mesin pertanian). Rakornas yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kementerian dan perwakilan daerah sebagai komitmen bersama menjaga kedaulatan pangan Indonesia.

​Dengan sinergi ini, Kabupaten Sampang optimistis mampu berkontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan nasional melalui optimalisasi potensi daerah yang lebih modern dan terukur. (MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *