TUBAN || JDN – Kepolisian Resor (Polres) Tuban resmi naik status menjadi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tuban. Pengukuhan peningkatan tipe ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nanang Avianto, melalui upacara resmi, penandatanganan prasasti, sekaligus pelantikan Kapolresta Tuban di Mapolresta Tuban, Rabu (15/7/2026).
Peningkatan status ini merupakan respons cepat Markas Besar (Mabes) Polri terhadap pesatnya laju perkembangan Kabupaten Tuban sebagai salah satu kawasan strategis nasional. Wilayah ini kian dinamis seiring melonjaknya aktivitas investasi, pengembangan sektor pelabuhan, serta tingginya mobilitas masyarakat.
Perubahan tipe kelembagaan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kapolri Nomor Kep/523/IV/2026 yang diterbitkan pada 13 April 2026 lalu.
Dalam amanatnya, Irjen Pol. Nanang Avianto menegaskan bahwa kenaikan status dari Polres menjadi Polresta bukan sekadar urusan administratif atau formalitas simbolis. Perubahan ini membawa konsekuensi besar pada penguatan kapasitas organisasi, sarana prasarana, hingga kualitas sumber daya manusia (SDM).
”Dengan status baru sebagai Polresta, beban tugas dan tanggung jawab yang diemban jajaran Polresta Tuban juga akan semakin kompleks,” ujar Irjen Nanang.
Oleh karena itu, Kapolda Jatim menginstruksikan seluruh personel untuk memanfaatkan momentum ini sebagai pemantik profesionalisme dan percepatan respons di lapangan.
“Jadikan momentum ini untuk meningkatkan profesionalisme, mempercepat penanganan gangguan kamtibmas, serta menyempurnakan pelayanan publik yang Presisi, humanis, dan berkeadilan,” tegasnya.
Seiring peningkatan tipe ini, tampuk kepemimpinan juga berganti. Kapolda Jatim melantik Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., sebagai Kapolresta Tuban yang pertama. Sementara itu, pejabat lama AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., mendapatkan apresiasi tinggi dari Kapolda atas dedikasi dan fondasi kerja kuat yang telah dibangun selama memimpin Polres Tuban.
Kepada Kapolresta yang baru, Irjen Nanang menginstruksikan agar segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah serta menyusun langkah strategis penataan organisasi secara terukur. Sinergitas lintas sektoral dengan Forkopimda, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha wajib diperkuat demi menjaga stabilitas keamanan.
“Kepemimpinan yang berkelanjutan sangat penting. Setiap kebijakan yang diambil harus berorientasi jangka panjang dan mampu meninggalkan legacy keamanan yang kuat, terukur, serta dapat dilanjutkan oleh generasi kepemimpinan berikutnya,” ungkap Irjen Nanang.
Di akhir sambutannya, jenderal bintang dua tersebut mengajak seluruh jajaran Polresta Tuban untuk mengimplementasikan program Semangat Jogo Jawa Timur. Kolaborasi kuat antarlini diharapkan mampu menciptakan iklim yang aman dan kondusif, sehingga produktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Tuban dapat berjalan optimal.
“Semoga pengukuhan ini menjadi awal yang baik bagi Polresta Tuban untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang semakin optimal kepada masyarakat,” pungkasnya. (MLDN)













