Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Peringati Harjasda ke-167, Ribuan Jamaah Padati Ngaji Bareng Gus Iqdam di Sidoarjo

×

Peringati Harjasda ke-167, Ribuan Jamaah Padati Ngaji Bareng Gus Iqdam di Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO || JDN – Ribuan jamaah memadati halaman parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur, Selasa (10/2/2026) malam. Kehadiran massa yang meluap ini dalam rangka mengikuti Sidoarjo Bersholawat dan Tabligh Akbar bersama pendakwah muda kondang, Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam.

​Acara religi tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo (Harjasda). Meski sempat diguyur hujan sejak sore hari, antusiasme warga Bumi Delta tidak surut untuk mendengarkan tausiyah dari pengasuh Majelis Ta’lim Sabilu Taubah tersebut.

Example 300x600

​Mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi, Staf Ahli Bupati Mochammad Hudori menyambut hangat kehadiran Gus Iqdam. Ia menyebut kehadiran sang pendakwah merupakan kado terindah bagi masyarakat Sidoarjo di usia kabupaten yang semakin matang.

​“Kehadiran panjengengan Gus Iqdam di tengah-tengah peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 adalah kado yang luar biasa bagi kami dan masyarakat Sidoarjo,” ujar Hudori saat memberikan sambutan.

​Hudori menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni perayaan usia daerah, melainkan bentuk ikhtiar spiritual atau mengetuk pintu langit. Pemkab Sidoarjo berharap pembangunan fisik yang masif di Sidoarjo juga diimbangi dengan keberkahan bagi warganya.

​“Lewat pengajian dan sholawat ini, kita berharap Sidoarjo tidak hanya maju infrastrukturnya, tidak hanya lancar flyover-nya atau megah gedungnya, tapi adem rakyatnya dan berkah daerahnya,” imbuhnya.

​Di hadapan ribuan jamaah, Hudori mengajak masyarakat menjadikan Harjasda ke-167 sebagai momentum untuk ngaji diri atau refleksi. Ia menekankan pentingnya Sidoarjo menjadi rumah yang nyaman bagi semua kalangan tanpa memandang perbedaan, selaras dengan filosofi inklusif yang sering disampaikan Gus Iqdam.

​“Sidoarjo adalah daerah yang dinamis. Di usianya yang ke-167 tahun ini, tantangan ke depan tentu tidak mudah. Oleh karena itu, kami memohon doa dari Gus Iqdam dan seluruh jamaah agar pemimpin Sidoarjo diberi kekuatan, kesabaran, kejujuran, dan kerukunan dalam melayani masyarakat,” harapnya.

​Pemerintah daerah berharap, melalui doa bersama ini, Sidoarjo dijauhkan dari musibah dan menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur—daerah yang baik, makmur, dengan masyarakat yang beriman.

​Acara ditutup dengan sebuah pantun hangat yang merepresentasikan kebanggaan lokal Sidoarjo,

“Ikan bandeng asli Sidoarjo, dimasak presto enak rasanya. Bersama Gus Iqdam kita berdoa, Sidoarjo semakin jaya dan mulia.”

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *