NGAWI || JDN – Guna memberikan rasa aman bagi warga yang hendak pulang kampung pada momentum Lebaran 1447 H, Polres Ngawi Polda Jatim meluncurkan program inovatif bertajuk “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Dalam program ini, kepolisian resmi menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor gratis bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi.
Layanan ini tidak hanya terpusat di Mapolres Ngawi, namun juga tersedia di seluruh Polsek jajaran di wilayah hukum Ngawi. Fasilitas pengamanan ini dibuka mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026, mencakup periode puncak arus mudik dan balik.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk pelayanan prima Polri untuk menekan angka kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.
”Masyarakat yang akan mudik dapat menitipkan kendaraan bermotornya di Polres Ngawi maupun Polsek jajaran. Fasilitas ini kami berikan agar masyarakat dapat melaksanakan perjalanan dengan tenang, tanpa perlu khawatir terhadap keamanan aset yang ditinggalkan di rumah,” ujar AKBP Prayoga, Minggu (15/3/2026).
Untuk memanfaatkan fasilitas ini, warga tidak dipungut biaya sepeser pun. Mekanisme pendaftarannya pun dibuat sangat sederhana agar tidak menyulitkan masyarakat. Pemilik kendaraan cukup datang ke kantor polisi terdekat dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopi, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan fotokopi sebagai bukti kepemilikan yang sah.
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat segera mendaftarkan kendaraannya lebih awal guna memastikan ketersediaan tempat parkir di area Mapolres maupun Mapolsek.
”Layanan ini kami sediakan sepenuhnya untuk membantu masyarakat agar mudik lebih aman dan nyaman. Kami ingin mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif selama perayaan Idul Fitri,” tambah Kapolres.
Dengan adanya pengamanan terpadu ini, diharapkan angka kejahatan selama musim mudik dapat ditekan secara signifikan, sehingga masyarakat Ngawi dapat merayakan hari kemenangan bersama keluarga di kampung halaman dengan perasaan yang jauh lebih tenang. (*)

















