MOJOKERTO || JDN – Selasa, (13/1/26) Di era disrupsi digital, adaptasi teknologi menjadi kunci keberlangsungan UMKM. Menyadari hal tersebut, kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Kelompok Reguler R-21 Sub Kelompok 4, mengambil langkah nyata dengan menginisiasi program digitalisasi pemasaran bagi peternakan kambing Syafira Farm di Desa Selotapak, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Program ini lahir sebagai solusi atas kendala yang dihadapi Pak Wulyadi, pemilik Syafira Farm. Meski memiliki kualitas ternak yang unggul, pemasaran Syafira Farm selama ini masih bersifat konvensional dan terbatas pada lingkup wilayah sekitar.
Mahasiswa Untag tidak hanya memberikan teori, tetapi terjun langsung melakukan pendampingan praktis. Fokus utamanya adalah pemanfaatan media sosial dan optimalisasi platform digital seperti Facebook serta Google Maps. Langkah ini dinilai strategis untuk membangun citra profesional peternakan sekaligus memudahkan calon pembeli menjangkau lokasi secara akurat.
Para mahasiswa membekali Pak Wulyadi dengan pengetahuan fundamental, mulai dari pembuatan akun bisnis yang kredibel, penyusunan konten promosi yang menarik, hingga teknik pengambilan foto dan video produk yang estetik namun tetap informatif.
Pemilik Syafira Farm, Pak Wulyadi, menyatakan rasa syukur dan optimismenya terhadap perubahan ini. Ia mengakui bahwa kehadiran para mahasiswa telah membuka cakrawala baru bagi bisnisnya.
”Selama ini kami hanya mengandalkan cara-cara lama. Tanpa adanya platform online, jangkauan kami sangat terbatas. Saya merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini; sekarang Syafira Farm terasa lebih terorganisir dan memiliki peluang besar untuk dikenal luas di luar wilayah Trawas,” ungkap Pak Wulyadi dengan penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa edukasi mengenai transaksi jual-beli kambing secara online memberikan rasa aman dan kepercayaan diri baru dalam menghadapi pasar yang lebih luas.
“Saya merasa dengan adanya perubahan pada peningkatan media digital melalui program KKN Untag ini, sektor peternakan kami bisa lebih maju dan berdaya saing,” imbuhnya.
Kegiatan ini berjalan sukses di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Mochamad Firmansyah, S.T., M.T. Adapun tim mahasiswa yang terlibat aktif dalam transformasi ini terdiri dari Azka Jazirah Juliandra (Ilmu Komunikasi), Rakha Aditya Putra (Ilmu Komunikasi), Muh Ramadhani Putra P (Teknik Informatika), Rivaldi Tri Saputra (Ilmu Hukum), Akmal Barel Ezra (Ilmu Hukum).
Melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu ini, diharapkan digitalisasi pemasaran bukan sekadar tren sesaat, melainkan menjadi fondasi kokoh bagi penguatan ekonomi sektor peternakan di Desa Selotapak secara berkelanjutan.(*)
















