KEDIRI, JDN – Maraknya modus penipuan di ruang digital serta bahaya berkendara di bawah pengaruh alkohol menjadi perhatian utama Kapolres Kediri, AKBP Dr. M. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., saat menghadiri kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat GPDI Anugerah Family di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Minggu (25/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Latif mengingatkan para jemaat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai pesan maupun tawaran daring yang mengatasnamakan pihak tertentu. Ia menekankan pentingnya verifikasi informasi guna menghindari potensi kerugian akibat kejahatan siber, terutama yang disertai permintaan data pribadi atau transaksi mencurigakan.
”Sekarang masyarakat perlu lebih teliti menerima informasi. Jangan terburu-buru percaya atau mengikuti permintaan yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” ujar AKBP Latif.
Selain aspek keamanan digital, jajaran kepolisian turut menyoroti keselamatan berlalu lintas. Menjelang pelaksanaan Operasi Patuh, Kapolres mengimbau jemaat agar senantiasa mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitar untuk mematuhi aturan lalu lintas serta menghindari kebiasaan mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol.
Sebagai langkah antisipasi cepat, pihak kepolisian juga mensosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk melayani laporan maupun aduan darurat dari masyarakat.
”Kalau ada kejadian yang membutuhkan bantuan polisi, masyarakat bisa menghubungi 110. Kami mengajak warga memanfaatkan layanan ini dengan benar agar laporan dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.
Melalui program Minggu Kasih, Polres Kediri berupaya memperkuat sinergi dan silaturahmi dengan elemen masyarakat. Kegiatan ini sekaligus membuka ruang komunikasi terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi maupun persoalan keamanan di lingkungan masing-masing. (Red/MLDN)














