Scroll Kebawah untuk melihat berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahTNI/Polri

Kapolres Kediri Gelar Dialog Bareng BEM dan Aktivis, Mahasiswa Dorong Forum Aspirasi Rutin

×

Kapolres Kediri Gelar Dialog Bareng BEM dan Aktivis, Mahasiswa Dorong Forum Aspirasi Rutin

Sebarkan artikel ini

KEDIRI, JDN –  Kepolisian Resor (Polres) Kediri menggelar forum dialog santai bersama jajaran aktivis dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kediri Raya di Ayomi Cafe, Pare, Kabupaten Kediri, Senin (19/10/2026) malam. Pertemuan ini menjadi wadah strategis bagi kalangan akademisi muda untuk menyampaikan pandangan terkait stabilitas keamanan dan keterbukaan saluran aspirasi publik.

​Dalam ruang diskusi tersebut, puluhan perwakilan mahasiswa mendorong kepolisian, DPRD, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri untuk memfasilitasi forum audiensi berkala. 

Langkah ini dinilai penting agar isu-isu krusial di masyarakat dapat terurai sebelum berkembang menjadi potensi konflik sosial.

​Sekretaris BEM Kediri Raya, Rizal Rahma Dwika, menekankan pentingnya menjadikan dinamika dan peristiwa pada 30 September 2025 sebagai bahan evaluasi bersama. Ia menegaskan bahwa ruang dialog harus diutamakan tanpa mengikis hak konstitusional mahasiswa dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

​“Mahasiswa tetap memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi. Namun, dialog dan audiensi perlu diupayakan lebih dahulu agar persoalan bisa dibicarakan langsung dengan pihak terkait,” ujar Rizal di hadapan jajaran Polres Kediri.

​Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., menyambut positif masukan dari para aktivis. Pihaknya menegaskan komitmen Polres Kediri untuk selalu terbuka terhadap kritik, saran, maupun informasi konstruktif dari elemen mahasiswa.

​“Perbedaan pandangan itu wajar. Kami terbuka terhadap informasi, saran, dan kritik dari mahasiswa. Yang penting, komunikasi tetap terjaga dan setiap persoalan dibicarakan dengan saling menghormati demi keamanan masyarakat Kediri,” tegas AKBP Latif.

​Ia menambahkan, kondusifitas wilayah memiliki korelasi langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, jaminan keamanan yang stabil akan mengakselerasi perekonomian daerah, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Oleh karena itu, ia mengimbau mahasiswa agar bijak menyikapi setiap isu berkembang, tetap berorientasi pada pendidikan, serta aktif berorganisasi secara bertanggung jawab.

​Dukungan terhadap terciptanya situasi kondusif juga disampaikan Ketua PC SEMMI Kediri Raya, Adham. Ia mengingatkan bahwa potensi gangguan keamanan dapat berdampak langsung pada perekonomian rakyat kecil, seperti para pedagang dan pelaku usaha harian.

​”Gangguan keamanan berdampak langsung pada aktivitas warga, termasuk pedagang yang merasa khawatir menjalankan usaha. Kami mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keamanan serta keharmonisan lingkungan,” tutur Adham.

​Melalui kegiatan Ngopi Bareng ini, hubungan kemitraan antara aparat penegak hukum dan elemen mahasiswa diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan demi menjaga Kabupaten Kediri tetap aman, damai, dan kondusif. (Red/MLDN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *