MAKASSAR || JDN – Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Sulawesi Selatan masa bakti 2025–2029, Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM, mulai mengambil langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menggenjot prestasi atlet gateball di wilayahnya.
Langkah awal kepengurusan baru ini ditandai dengan persiapan Pelantikan dan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PERGATSI Sulsel Tahun 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat.
Hasbi menegaskan, pelantikan kepengurusan bukan sekadar agenda seremonial formalitas, melainkan momentum krusial untuk menyatukan barisan organisasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dalam menentukan arah pembinaan gateball di Sulawesi Selatan.
“Konsolidasi kepengurusan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembinaan atlet usia dini, serta perluasan minat dan partisipasi masyarakat menjadi bagian dari arah pengembangan olahraga gateball ke depan,” kata Hasbi di Makassar, Sabtu (28/8/2026).
Menurut Hasbi, soliditas internal merupakan kunci utama dalam melahirkan atlet berprestasi. Untuk itu, PERGATSI Sulsel berkomitmen membangun koordinasi yang erat antara pengurus provinsi, pengurus kabupaten/kota, klub, pelatih, wasit, hingga para atlet.
Forum Rakerprov nantinya difokuskan untuk merumuskan program kerja yang realistis, terukur, dan berkelanjutan.
Penguatan ekosistem ini dinilai sangat mendesak mengingat Sulsel akan menghadapi dua agenda besar olahraga sepanjang 2026, yaitu Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 dan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan di Kabupaten Wajo dan Bone.
“Hasil Rakerprov diharapkan mampu memperkuat sinergi antara program organisasi dengan agenda pembinaan prestasi dan persiapan atlet menuju ajang olahraga tingkat provinsi dan nasional,” ujar Hasbi.
Ia menambahkan, pembinaan prestasi atlet tidak bisa dilakukan secara mendadak atau berorientasi jangka pendek. Pembinaan berkelanjutan membutuhkan ekosistem yang mapan, mulai dari pemetaan bakat usia dini, peningkatan mutu pelatih dan wasit, hingga penyediaan panggung kompetisi secara rutin.
“Prestasi harus lahir dari sistem pembinaan yang kuat dan berkelanjutan. Karena itu, organisasi, sumber daya manusia, pembinaan atlet, dan kompetisi harus berjalan seiring,” tegasnya.
Hasbi juga berharap kepengurusan PERGATSI Sulsel 2025–2029 dapat menjalin kemitraan strategis dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan komunitas gateball, guna memajukan olahraga ini ke tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan dan Rakerprov PERGATSI Sulsel, Dian Pratiwi Anggeraini, ST., M.Eng, menyampaikan bahwa persiapan teknis maupun administratif terus dimatangkan.
“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pelantikan hingga Rakerprov, dapat berjalan dengan baik. Ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat organisasi dan menyatukan langkah dalam memajukan gateball Sulawesi Selatan,” jelas Dian.
Melalui konsolidasi yang matang dan fokus pada pembinaan atlet, PERGATSI Sulsel optimistis mampu menciptakan iklim olahraga gateball yang profesional sekaligus melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap berprestasi di kancah nasional. (Red/Limbad86)














