PAMEKASAN || JDN – Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan mengerahkan personel gabungan secara besar-besaran guna mengawal keberangkatan ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pamekasan tahun 1447 H / 2026 M. Pengamanan ketat ini dilakukan selama dua hari berturut-turut, mulai Sabtu (9/5) hingga Minggu (10/5/2026).
Fokus utama operasi kemanusiaan ini adalah memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib di titik sentral, yakni Masjid Agung As-syuhada dan kawasan Monumen Arek Lancor.
Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., menegaskan bahwa pihaknya telah memetakan potensi kerawanan guna menjamin Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
”Fokus utama pengamanan ini berada di titik keberangkatan, yaitu Masjid Agung As-syuhada Pamekasan, serta sterilisasi area di sekitar depan masjid dan kawasan Arek Lancor dari kendaraan maupun Pedagang Kaki Lima (PKL),” ujar IPDA Yoni Evan Pratama kepada media, Jumat, 8/5/26.
Sebanyak empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 73, 74, 75, dan 76, diberangkatkan dengan pengawalan melekat dari personel Satlantas dan Satsamapta. Tidak hanya mengatur arus lalu lintas di persimpangan strategis, petugas kepolisian juga ditempatkan di dalam setiap bus untuk memberikan rasa aman langsung kepada jamaah.
Ada yang berbeda dalam pengamanan tahun ini. Sebagai bentuk pelayanan prima (excellent service), Polres Pamekasan menerjunkan puluhan personel, termasuk jajaran Polisi Wanita (Polwan), untuk memberikan layanan Ojek Gratis bagi para jamaah.
Fasilitas ini disediakan guna membantu jamaah, terutama lansia, agar tidak perlu berjalan jauh menuju titik kumpul bus di tengah sterilisasi jalan yang dilakukan petugas.
”Fasilitas ojek gratis ini kami siapkan di berbagai titik persimpangan, seperti Simpang 3 Goyang Lidah, Simpang 4 Binamarga, Simpang 3 Cemerlang, hingga Simpang 4 Pasar Sore. Tujuannya adalah untuk memudahkan mobilitas para jamaah menuju titik kumpul tanpa perlu berjalan kaki jauh atau kesulitan menembus kepadatan arus,” tambah IPDA Yoni.
Selain aspek taktis, Polres Pamekasan melalui Satuan Binmas juga aktif memberikan edukasi dan himbauan Kamtibmas di lapangan. Petugas meminta para pengantar jamaah untuk tetap tertib dan mematuhi rambu-rambu serta instruksi petugas di lapangan guna menghindari penumpukan massa yang berlebihan.
Dengan kesiapan maksimal ini, Polres Pamekasan berharap seluruh rangkaian pemberangkatan CJH tahun 2026 dapat berlangsung kondusif. Hal ini diharapkan mampu memberikan ketenangan batin bagi para jamaah sebelum bertolak menuju tanah suci untuk menunaikan rukun Islam kelima. (MLDN)














